POLKAM

Fasilitas Pendidikan Dibakar, Kodam Cenderawasih Komitmen Jaga Masa Depan Papua

SD Yapis Waghete I
Aksi pembakaran menghanguskan SD Yapis Waghete I di Kampung Waghete I, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. (Foto: Dok. Kodam Cendrawasih)

Jakarta, IDM – Aksi pembakaran yang menghanguskan SD Yapis Waghete I di Kampung Waghete I, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, jadi ancaman serius terhadap ketahanan wilayah dan pembangunan generasi masa depan Papua.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (4/6) dini hari itu menyebabkan dua unit bangunan sekolah dan sembilan ruang kelas ludes terbakar.

Tanpa tedeng aling-aling, kerugian material diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Namun, dampak yang lebih besar adalah terganggunya akses pendidikan bagi ratusan siswa yang selama ini menimba ilmu di sekolah tersebut.

Baca Juga: Akmil Perkuat Fondasi Kepemimpinan untuk Mencetak Perwira Tangguh Pertahanan Masa Depan

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto, mengemukakan tindakan yang menyasar fasilitas pendidikan merupakan bentuk serangan terhadap upaya menciptakan Papua yang aman, maju, dan sejahtera.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang menjadi pilar penting ketahanan nasional, khususnya di wilayah Papua.

“Sekolah adalah tempat lahirnya generasi penerus bangsa. Ketika fasilitas pendidikan dirusak, yang diserang bukan hanya bangunan fisiknya,” ungkap Kapendam.

“Tetapi juga harapan dan masa depan anak-anak Papua. Aksi seperti ini tidak dapat ditoleransi dan akan kami usut hingga tuntas,” ucapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aparat menemukan indikasi pelaku memasuki area sekolah melalui bagian belakang setelah memotong pagar seng yang mengelilingi kompleks bangunan. Sedikitnya lima orang diduga terlibat dalam aksi pembakaran tersebut.

Baca Juga: Perketat Pengawasan Program Strategis Nasional, Presiden Prabowo Turun Langsung Awasi Kinerja Kementerian

Aparat keamanan kini terus melakukan pendalaman guna mengungkap pelaku maupun motif di balik kejadian tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan kelompok yang selama ini berupaya mengganggu stabilitas keamanan dan pembangunan di Papua.

Dari perspektif pertahanan negara, keberadaan fasilitas pendidikan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Pendidikan menjadi instrumen penting untuk menciptakan generasi yang produktif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun nasional.

Karena itu, tindakan yang merusak sarana pendidikan dinilai sebagai upaya yang berpotensi menghambat pembangunan sumber daya manusia sekaligus menciptakan rasa takut di tengah masyarakat.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan saat ini berkoordinasi untuk memastikan proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung sesegera mungkin. Langkah-langkah pemulihan juga disiapkan agar para siswa tidak kehilangan hak mereka untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Kodam Cenderawasih menyatakan komitmennya untuk mendukung terciptanya lingkungan yang aman bagi kegiatan pendidikan dan pembangunan masyarakat di Papua.

Baca Juga: Kemenko Polkam: Pemuda Harus jadi Motor Diplomasi Solutif Hadapi Ketidakpastian Global

Selain mengejar para pelaku, aparat juga akan meningkatkan pengamanan terhadap objek-objek vital yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Di tengah puing-puing bangunan yang tersisa, masyarakat Deiyai berharap sekolah tersebut dapat segera dibangun kembali.

Harapan itu menjadi simbol upaya mencerdaskan kehidupan bangsa tidak boleh kalah oleh tindakan kekerasan yang mengancam masa depan generasi muda Papua.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.