Wapres AS Sebut Perundingan dengan Iran Alami Kemajuan

Jakarta, IDM – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance yakin bahwa perundingan damai dengan Iran mengalami kemajuan, meskipun terhambat isu mengenai nuklir dan Selat Hormuz.
Melansir Al Jazeera, Kamis (14/5), ia telah melakukan percakapan melalui telepon dengan sejumlah mitra AS di regional Arab dan membahas situasi tersebut. "Saya pikir kita sedang membuat kemajuan. Pertanyaan mendasar adalah, apakah kita membuat kemajuan yang cukup untuk memenuhi garis merah presiden?," kata Vance.
Baca Juga: Uji Coba Rudal Balistik ‘Sarmat’, Putin: Terkuat di Dunia
“Dan garis merah itu sangat sederhana. Dia perlu merasa yakin bahwa kita telah menerapkan sejumlah perlindungan sehingga Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," sambungnya.
Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran yang telah berlangsung selama beberapa minggu tetap berlaku. AS akan terus membuka jalur diplomasi walaupun Trump menolak proposal perdamaian terbaru Iran dengan menyebutnya "tidak dapat diterima."
Baca Juga: Xi-Trump Bertemu, Bahas Isu Taiwan hingga Selat Hormuz
Sementara, Brigadir Jenderal Mohammad Akrami Nia menegaskan militer Iran tetap pada “tingkat kesiapan tertinggi." Ia memperingatkan, “tidak ada ruang untuk mundur” karena konfrontasi AS terus berlanjut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































