Temui Jajaran Kemenko Polkam, Djamari: Kami Bakal Lanjutkan Program yang Sudah Ada

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan dirinya bakal melanjutkan program yang sudah ada dari pendahulunya.
Hal itu diungkapkan Djamari usai menemui jajarannya di Kantor Kemenko Polkam, Rabu (17/9).
“Saya kira program tidak akan lepas dari program yang sudah ada. Saya tidak mungkin membuat program sendiri karena program ini sudah ada, itu yang tinggal langkahnya ke depan,” ujar Djamari.
Baca Juga: Menko Polkam Djamari Soroti Keamanan Dalam Negeri hingga Rencana Bertemu Sjafrie
“Program itu justru lebih banyak ada ke dalamnya sebagian. Jadi kira-kira antara 50 persen, 50 persen yang keluar,” tambahnya.
Djamari membeberkan desk-desk yang ada di Kemenko Polkam akan dibenahi maupun diperkuat saat dirinya menjabat.
“Ada enam desk gitu ya, salah satu yang kita bicarakan adalah masalah ke dalam itu apakah ini efektif atau kurang efektif atau perlu diperkuat,” ungkapnya.
Djamari juga menerangkan kebijakannya di Kemenko Polkam juga akan bergantung dengan situasi yang berkembang.
Baca Juga: Istana Beberkan Alasan Prabowo Ingin Bentuk Reformasi Polri
Ke depan, Lulusan Akademi Militer Magelang 1971 itu menyatakan akan mengantisipasi stabilitas keamanan dengan berkoordinasi bersama kementerian-kementerian di bawah Kemenko Polkam.
Adapun Presiden RI Prabowo Subianto melantik Djamari Chaniago jadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9).
Djamari menjabat Menko Polkam menggantikan Budi Gunawan (BG) yang terkena reshuffle pada Senin (8/9). (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































