INTERNASIONAL

Sepakati Gencatan Senjata, Ribuan Etnis Armenia Eksodus dari Nagorno-Kabarakh

Pemukiman hancur
Pemukiman hancur di Nagorno-Kabarakh. (Foto: Dok. The Conversation)

Jakarta, IDM - Ratusan etnis Armenia telah meninggalkan wilayah Nagorno-Karabakh sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan pemerintah Azerbaijan.

Dilansir dari Al Jazeera, Senin (25/9), Perdana Menteri Armenia Nikol Pashiyan mengatakan bahwa sebanyak 1.050 orang keturunan Armenia yang tinggal di Karabakh telah mencari perlindungan ke Armenia. Namun, diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah hingga 120.000, karena khawatir dengan kemungkinan upaya pembersihan etnis.

Baca Juga: AS Berencana Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina

“Kemungkinan semakin besar warga Armenia di Nagorno-Karabakh akan menganggap pengusiran dari tanah air mereka sebagai satu-satunya jalan keluar. Armenia akan dengan penuh kasih menyambut saudara-saudari dari wilayah tersebut,” kata Pashiyan.

Sementara, penasihat kebijakan luar negeri Presiden Azerbaijan, Hikmet Hajiyev menyebut pihaknya telah meminta perwakilan warga Nagorno-Karabakh untuk melakukan diskusi terkait keberlanjutan gencatan senjata dan integrasi politik.

Baca Juga: Gelar Parade Militer, Iran Pamer Drone Terbaru

Daerah Nargono-Kabarakh telah diakui secara internasional sebagai wilayah Azerbaijan. Namun, sebagian dikelola oleh otoritas separatis Armenia yang mengklaim wilayah itu adalah tanah leluhur mereka.

Berbagai konflik bersenjata pernah terjadi. Seperti pada beberapa waktu lalu, Azerbaijan melakukan operasi ‘anti-teroris’ di wilayah tersebut. Tindakan itu diklaim sebagai respons terhadap ranjau darat Armenia yang menewaskan empat tentara dan dua warga sipil. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.