
Pesawat C-130 Militer Turki Jatuh di Georgia, Operasi SAR Masih Berlangsung
Pesawat kargo militer C-130 Hercules Turki yang membawa 20 personel jatuh di perbatasan Georgia saat kembali dari Azerbaijan pada Selasa (11/11) sore waktu setempat.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pesawat kargo militer C-130 Hercules Turki yang membawa 20 personel jatuh di perbatasan Georgia saat kembali dari Azerbaijan pada Selasa (11/11) sore waktu setempat.

Armenia dan Azerbaijan mengatakan bahwa mereka sepakat untuk mengakhiri konflik selama puluhan tahun dan akan menandatangani teks perjanjian damai.

Pesawat sipil Azerbaijan yang jatuh pada Desember tahun lalu dilaporkan dihantam oleh sistem pertahanan udara Pantsir-S Rusia. Sebanyak 38 orang tewas dari 68 penumpang dan awak kabin akibat kecelakaan tersebut.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan bahwa pesawat sipil Azerbaijan yang jatuh pada minggu lalu akibat ditembak oleh Rusia secara tidak sengaja. Namun, ia mengkritik Rusia karena mencoba untuk menutupi fakta tersebut.

Armenia mengatakan kepada Mahkamah Internasional atau ICJ bahwa Azerbaijan telah 'menyelesaikan pembersihan etnis' di Nagorno-Karabakh, sejak operasi militer pada akhir tahun lalu.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan bahwa negaranya mungkin akan kembali berperang dengan Azerbaijan. Hal itu bakal terjadi jika pihaknya tidak setuju untuk mengembalikan empat wilayah strategis yang dikuasai Armenia sejak 1990-an.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan bahwa negaranya dan Azerbaijan telah menyepakati prinsip-prinsip dasar perjanjian perdamaian. Namun, keduanya masih perlu diskusi lanjutan terkait hal-hal diplomatis di wilayah Nagorno-Karabakh.

Kementrian Pertahanan (Kemhan) Azerbaijan mengatakan bahwa pihaknya telah memulai serangkaian latihan militer gabungan dengan Turki. Ini merupakan latihan bilateral pertama sejak Azerbaijan merebut kembali wilayah Nagorno-Karabakh, yang menyebabkan eksodus etnis Armenia di wilayah tersebut.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan siap untuk diskusi mengenai prospek perjanjian damai dengan Armenia, usai mengklaim kembali wilayah Nagorno-Karabakh pada beberapa waktu lalu.

Ratusan etnis Armenia telah meninggalkan wilayah Nagorno-Karabakh sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan pemerintah Azerbaijan.