INTERNASIONAL

Armenia Sebut Azerbaijan Telah Melakukan Pembersihan Etnis di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan
Azerbaijan luncurkan serangan udara ke wilayah Nagorno-Kabarakh September tahun lalu. (Foto: Dok. Mod.gov.az)

Jakarta, IDM – Armenia mengatakan kepada Mahkamah Internasional atau ICJ bahwa Azerbaijan telah 'menyelesaikan pembersihan etnis' di Nagorno-Karabakh, sejak operasi militer pada akhir tahun lalu.

Berbicara di depan ICJ, perwakilan Armenia Yeghishe Kirakosyan melaporkan kasus diskriminasi dan pembersihan etnis yang dilakukan oleh negara tetangganya tersebut. Ia menyebut Azerbaijan telah menghapus semua jejak kehadiran etnis Armenia di wilayah yang diperebutkan keduanya.

Baca Juga: Argentina Beli 24 Pesawat Tempur F-16 dari Denmark

"Setelah mengancam akan melakukan hal itu selama bertahun-tahun, Azerbaijan telah menyelesaikan pembersihan etnis di wilayah tersebut," kata Kirakosyan melansir Al Jazeera, Rabu (17/4).

Kedua negara itu telah memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh selama tiga dekade sejak runtuhnya Uni Soviet. Wilayah itu diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan tetapi sebagian besar penduduknya merupakan etnis Armenia, yang mengklaim wilayah itu milik leluhur mereka.

Sementara, Azerbaijan pada September tahun lalu mengklaim berhasil merebut kembali wilayah itu melalui operasi militer. Sehingga, mendorong sebagian besar etnis Armenia melarikan diri kembali ke Armenia.

Baca Juga: Berupaya Tambah Pasukan, Ukraina Sahkan Aturan Wajib Militer Baru

Meskipun pihak Azerbaijan menyebut tidak pernah memaksa etnis Armenia untuk pergi, tetapi Yerevan membantah pernyataan tersebut. Ia mengungkapkan, justru mereka telah melakukan pembersihan etnis secara sistematis.

"Azerbaijan sekarang mengkonsolidasikan (pengendaliannya atas Nagorno-Karabakh) dengan secara sistematis menghapus semua jejak kehadiran etnis Armenia, termasuk warisan budaya dan agama Armenia," ujar Yerevan. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.