INTERNASIONAL

Terbang ke Bangkok, Prabowo Bicara Gencatan Senjata Palestina dan Solusi Damai Myanmar

Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan ke Thailand. (Foto: Dok. Instagram @prabowo)

Jakarta, IDM – Presiden Prabowo Subianto kembali menyuarakan gencatan senjata Palestina dan menekankan solusi damai Myanmar saat kunjungannya ke Thailand, Senin (19/5).

"Kami juga berkomitmen di bidang internasional, regional, dan global, Indonesia dan Thailand menyatakan kepahitan bersama dan komitmen untuk menangani isu-isu ini dengan baik. Kami mendorong gencatan senjata segera di Palestina termasuk konflik di Myanmar," kata Prabowo.

Lebih lanjut Prabowo mendorong akses bantuan kemanusiaan dan kembali menekankan proses perdamaian seharusnya melalui two-stage solution. Ia pun mengapresiasi dalam perdamaian di Myanmar.

Baca Juga: Korut Uji Coba Rudal Baru, Korsel Sebut Kemungkinan dibantu Rusia

"Kami juga mendorong akses bantuan kemanusiaan, dan kembali menekankan proses perdamaian seharusnya melalui two-stage solution. Kami juga membahas krisis yang sedang berlangsung di Myanmar. Indonesia mengapresiasi dan sangat menghargai peran konstruktif Thailand, khususnya dalam melibatkan negara-negara tetangga untuk mencari solusi damai di Myanmar dan memfasilitasi dialog antara semua pihak," kata Prabowo.

Terakhir Prabowo menegaskan pentingnya dialog nasional yang inklusif yang bisa mencapai perdamaian dan stabilitas di Myanmar. "Kami juga menekankan pentingnya menjaga kesatuan dan sentralitas Asia," kata Prabowo.

Kerja sama Cyber dan Penanggulangan Terorisme

Pada kesempatan itu pula, Prabowo menegaskan kesepakatan dengan Thailand terkait kolaborasi keamanan maritim, penguatan upaya kontra terorisme, kerjasama keamanan cyber, dan peningkatan latihan-latihan militer bersama dan kerjasama industri pertahanan.

"Kami sepakat untuk meningkatkan kesamaan keamanan melalui kunjungan dan dialog yang lebih enak antara pemimpin dan antara lembaga. Kami juga mau meningkatkan kolaborasi keamanan maritim, penguatan upaya kontra terorisme, kerjasama keamanan cyber, dan peningkatan latihan-latihan militer bersama dan kerjasama industri pertahanan," kata Prabowo.

Baca Juga: Israel Sebut akan Izinkan Pasokan Makanan Masuk ke Gaza

Prabowo pun berterimakasih atas langkah Thailand terkait masalah kejahatan lintas negara, khususnya jaringan penipuan online dan juga perdagangan manusia, serta perdagangan narkotika.

"Saya ucapkan terima kasih atas langkah-langkah tegas Thailand dalam menangani hal-hal ini dan membantu Indonesia dalam mengembalikan warga negara Indonesia yang terkena," kata Prabowo. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.