Inggris dan Jerman Sepakat Kembangkan Senjata Baru dengan Jangkauan Lebih dari 2.000 km

Jakarta, IDM – Inggris dan Jerman akan bekerja sama mengembangkan senjata jarak jauh baru, yang mampu menjangkau target lebih dari 2.000 km, sebagai cara bagi kedua negara untuk meningkatkan keamanan Eropa.
Hal ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan 'Trinity House Agreement on Defence Co-operation' di London pada Oktober tahun lalu, sebuah perjanjian pertahanan bilateral pertama antara Inggris dan Jerman.
Baca Juga: Jerman dan Filipina Tandatangani Perjanjian Pertahanan
"Di tengah dunia yang semakin berbahaya, NATO dan sekutu Eropa bersatu. Bersama Jerman, kami memimpin dalam mendukung Ukraina, mempertahankan sisi timur NATO, dan bersama-sama berinvestasi dalam kemampuan generasi mendatang," kata Menteri Pertahanan (Menhan) Inggris John Healey, melansir Gov.uk, Jumat (16/5).
Healey bertemu dengan Menhan Jerman Boris Pistorius di Berlin guna membahas kerja sama tersebut. Namun, tidak diungkapkan rincian lebih lanjut mengenai jenis senjata dan anggaran kedua negara.
Baca Juga: Prancis Siap Kerahkan Kekuatan Nuklir ke Negara Tetangga
"Melalui Trinity House, kami sepakat untuk mulai membangun Deep Precision Strike Capability. Untuk pertama kalinya, kami dapat memastikan bahwa kami akan menargetkan sistem ini untuk memiliki jangkauan lebih dari 2.000 km, dan bersama-sama memimpin program European Long Range Strike Approach," tulis pernyataan bersama keduanya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































