Jerman dan Filipina Tandatangani Perjanjian Pertahanan

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) Filipina Gilberto Teodoro dan Menhan Jerman Boris Pistorius menandatangani perjanjian untuk meningkatkan kerja sama pertahanan pada Kamis (15/5).
Dokumen 'Arrangement concerning Defense Cooperation' itu ditandatangani di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri Misi Menjaga Perdamaian PBB di Berlin, yang mencakup peningkatan kerja sama di bidang keamanan siber, persenjataan dan logistik pertahanan.
Baca Juga: AS dan Indonesia Selesaikan Misi Cari Tentara yang Hilang di Morotai
"Setelah penandatanganan, kedua menhan akan mengadakan Pembicaraan Staf Keamanan dan Pertahanan Filipina-Jerman ke-3 untuk meninjau dan mengkonkretkan usulan kegiatan serta inisiatif bersama yang akan dilaksanakan berdasarkan asas itu pada tahun mendatang," kata Kemhan Filipina melansir Dnd.gov.ph.
Selain itu, Teodoro juga menegaskan kembali komitmen Filipina terhadap perdamaian dan keamanan global sebagai salah satu negara anggota penyumbang pasukan perdamaian PBB. Filipina pun tengah mengajukan tawaran untuk mendapatkan kursi tidak tetap di Dewan Keamanan PBB.
Baca Juga: Prancis Siap Kerahkan Kekuatan Nuklir ke Negara Tetangga
Kesepakatan dengan Jerman ini menambah daftar kerja sama pertahanan Filipina di tengah ketegangan atas wilayah sengketa Laut Cina Selatan. Sebelumnya, Filipina telah menandatangani perjanjian serupa dengan Selandia Baru dan Jepang. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































