Presiden Prabowo Ingatkan Elite tak Saling Menyalahkan di Tengah Bencana Sumatra

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan seluruh elite nasional agar tidak terjebak pada sikap saling menyalahkan di tengah bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.
Menurutnya, situasi krisis seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kerja nyata, bukan ajang mencari kambing hitam.
Baca Juga: Pascabencana Sumatra, TNI Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara.
Ia menilai, dalam kondisi sulit kerap muncul kecenderungan sebagian pihak untuk mencari kesalahan pihak lain, alih-alih berfokus pada penanganan bencana dan pemulihan masyarakat terdampak.
“Ini bukan saat untuk kita cari kesalahan. Ini saat untuk kita bekerja keras, bahu-membahu mengatasi masalah di lapangan,” tegas Prabowo di hadapan para menteri dan pejabat tinggi negara.
Presiden menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran pemerintah, aparat keamanan, serta seluruh elemen yang terlibat dalam penanganan bencana.
Baca Juga: Rapat di Hambalang, Presiden Prabowo Fokuskan Penanganan Bencana Sumatra dan Percepatan Pembangunan
Ia mengaku telah turun langsung ke lokasi dan melihat koordinasi yang berjalan solid sejak awal kejadian.
Prabowo juga menyoroti kesiapsiagaan TNI dan lembaga terkait yang dinilainya telah memahami bahwa penanganan bencana merupakan bagian dari perintah operasi, sehingga dapat bertindak cepat tanpa menunggu instruksi berjenjang. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































