POLKAM

Prajurit Sebut Dukungan dari Menko Polkam Tingkatkan Motivasi dan Moril

Sertu Nungki Putra Nurhasan
Sertu Nungki Putra Nurhasan dari Brigade Parako I Pasgat Yon 467. (IDM/Yakub Pryatama)

Jakarta, IDM – Dukungan yang diberikan oleh seorang pemimpin kepada para prajurit akan meningkatkan motivasi, semangat, dan kekompakan.

Hal tersebut disampaikan Sertu Nungki Putra Nurhasan dari Brigade Parako I Pasgat Yon 467 usai apel gelar pasukan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago di Monas, Senin (20/10) pagi.

“Untuk apel tadi yang dihadiri bapak menko, kami senang dan gembira dapat motivasi juga dukungan dan semangat dan lain lain,” ujar Nungki.

Baca Juga: Pimpin Apel Gelar Pasukan, Menko Polkam Beri Dukungan Logistik hingga Moril untuk Para Prajurit

“Menambah moril prajurit tinggi, menjunjung semangat ke depannya, jadi kita lebih semangat lebih kompak antara matra dan polisi di sini kan ada tiga matra plus polisi,” sambungnya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memimpin apel gelar pasukan sekaligus memberikan dukungan logistik hingga moril kepada sekitar 3.500 prajurit dari tiga matra TNI dan Polri.

Apel gelar pasukan tersebut dikomandani oleh Danbrigif 1/JS ini diikuti oleh pasukan cadangan P5 TNI dari Yonarmed 5 Dam III, Yonif 310 Dam III, TNI AL, dan TNI AU.

Baca Juga: Kemenko Polkam: Jaga Netralitas di Tengah Perang, Tetap Humaniter tanpa Dianggap Berpihak

“Kesamaan tanggung jawab kita untuk tetap menjaga situasi tetap aman, supaya semua berjalan dengan baik dalam rangka menuju ke tujuan yang lebih besar dan lebih bagus,” tegas Djamari dalam sambutannya.

“Kita punya tanggung jawab yang sama, Anda punya tanggung jawab, saya punya tanggung jawab, Wapang juga punya tanggung jawab, dan semua punya tanggung jawab yang sama untuk itu,” tambahnya.

Djamari menyebut dirinya sebagai prajurit karena pada saat dilantik pertama menjadi tentara, dirinya juga disumpah prajurit yang setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Baca Juga: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo, Menko Polkam Tegaskan Penciptaan Kondisi Politik dan Keamanan yang Kondusif

“Sumpah kita sama, 1, 2, 3, 4, 5, sampai yang kelima, menjaga rahasia tentara yang sekeras-kerasnya,” ungkapnya.

Meski telah pensiun, kata Djamari, sumpah tersebut tidak pernah dicabut dan melekat pada dirinya sebagai seorang prajurit.

Hal itulah yang menjadi alasan Djamari untuk datang dengan memberi dukungan logistik dan moril untuk para prajurit yang bertugas. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.