POLKAM

Menko Polkam Rangkul PPAD, Perkuat Sinergi Purnawirawan demi Stabilitas Nasional dan Ketahanan Negara

Djamari Chaniago
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago. (Foto: Dok. Kemenko Polkam RI)

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi strategis antara pemerintah dengan para purnawirawan TNI.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas politik, keamanan, dan ketahanan nasional.

Komitmen itu tercermin saat Menko Polkam menerima audiensi jajaran Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta.

Baca Juga: Presiden Prabowo Kumpulkan Seluruh Petinggi TNI di Istana, 2.500 Jembatan hingga Ribuan Titik Air Bersih Dikebut

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai ajang silaturahmi sekaligus mempererat komunikasi antara pemerintah dan para purnawirawan TNI AD.

Dalam pertemuan itu hadir Ketua Umum PPAD Mayjen TNI (Purn.) Komaruddin, Sekretaris Jenderal PPAD Letjen TNI (Purn.) Wiyarto, Kabawas PPAD Mayjen TNI (Purn.) Johny L. Tobing, serta Bendahara Umum PPAD Mayjen TNI (Purn.) Amrin.

Dari jajaran Kemenko Polkam turut mendampingi Menko Polkam, Wakil Menko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, beserta para pejabat tinggi Kemenko Polkam.

Audiensi menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dengan keluarga besar purnawirawan TNI AD. Sebagai organisasi yang dihuni para mantan prajurit dengan pengalaman panjang dalam menjaga kedaulatan negara, PPAD dinilai memiliki kontribusi strategis dalam memberikan masukan, pandangan, serta pemikiran terhadap berbagai isu kebangsaan dan keamanan nasional.

Baca Juga: Menko Polkam: Pemerintah Hormati Hak Demonstrasi, Anarkisme Tidak akan Ditoleransi!

Menko Polkam menilai komunikasi yang baik dengan para purnawirawan merupakan modal penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan TNI sekaligus memperkuat persatuan nasional di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

"Silaturahmi ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, mempererat kebersamaan, sekaligus membangun sinergi antara pemerintah dan para purnawirawan demi kepentingan bangsa dan negara,” paparnya.

Dengan pengalaman panjang yang dimiliki para purnawirawan, berbagai pandangan strategis yang lahir dari organisasi seperti PPAD diharapkan dapat menjadi masukan konstruktif dalam menghadapi tantangan keamanan, geopolitik, hingga ancaman multidimensi yang berkembang saat ini.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.