POLKAM

Menko Polkam: Penguasaan AI jadi Tanggung Jawab Strategis Bangsa

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago. (Foto: Dok. Kemenko Polkam RI)

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan penguasaan teknologi Artificial Intelligence (AI) tidak hanya menjadi kebutuhan teknis, tetapi juga tanggung jawab strategis bangsa.


Menurutnya, AI akan menjadi instrumen penting dalam memperkuat koordinasi kebijakan, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan di bidang politik dan keamanan.

“Memahami dan menguasai AI adalah bagian dari tanggung jawab strategis untuk mendukung fungsi koordinasi dan pengambilan keputusan yang cepat, akurat, dan terukur,” ujar Djamari dalam acara Sosialisasi dan Pengenalan AI bagi Aparatur Kemenko Polkam di Jakarta.

Baca Juga: Menko Polkam Beri Arahan ke Prajurit untuk Kawal Bangsa ke Arah Lebih Baik

Djamari juga mengingatkan akan risiko yang menyertai perkembangan AI, seperti penyalahgunaan deepfake, disinformasi algoritmik, dan ancaman keamanan siber.

Oleh karena itu, penguatan etika, tata kelola, dan keamanan teknologi menjadi bagian penting dalam transformasi digital nasional.

Terpisah, Wakil Menko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus menambahkan pentingnya penerapan konsep smart defence untuk menghadapi ancaman modern, terutama di ranah siber.


Baca Juga: Pesan Prabowo ke Generasi Muda, jadi Pemimpin yang Amanah dan Berantas Koruptor

Sementara itu, Deputi Koordinasi Komunikasi dan Informasi Marsda TNI Eko Dono Indarto menekankan tiga fokus utama, yakni koordinasi lintas kementerian, integrasi infrastruktur data nasional, dan pencegahan penyalahgunaan AI.

Acara sosialisasi ini turut dihadiri para pejabat tinggi Kemenko Polkam serta menghadirkan pakar teknologi informasi Yono Reksoprodjo dan Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Wahyu Andrianto. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.