POLKAM

Menko Polkam: Masa Depan Postur TNI Ditentukan dari Ruang Pendidikan

Djamari Chaniago
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago. (Foto: Dok. Kemenko Polkam)

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menyatakan pentingnya penguatan lembaga pendidikan TNI sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia unggul sekaligus memperkuat postur pertahanan nasional.

Hal itu disampaikan Djamari saat memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII SeskoAD Tahun Anggaran 2026 di Bandung.

Menurut Djamari, pembangunan kekuatan pertahanan tidak semata-mata bertumpu pada modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mengawaki organisasi pertahanan.

Baca Juga: IKN 2028 di Depan Mata, Kemenko Polkam Warning Jangan Sampai Ibu Kota Politik Berdiri Tanpa Tameng

Maka dari itu, lembaga pendidikan TNI harus menjadi ruang strategis untuk membentuk karakter, kompetensi, wawasan, dan kepemimpinan para perwira yang akan mengemban tanggung jawab di masa mendatang.

“Pendidikan merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia unggul dan memperkuat postur TNI. Karena itu, lembaga pendidikan TNI harus diperkuat dan diisi oleh personel-personel terbaik yang memiliki kompetensi, pengalaman, serta kemampuan untuk membentuk generasi pemimpin masa depan,” tegas Djamari.

Dalam pembekalan, Djamari juga mengingatkan para Pasis agar tidak hanya mempersiapkan diri dari aspek profesionalisme militer, tetapi juga membangun integritas dan keteladanan sebagai seorang pemimpin.

Ia menekankan bahwa kepemimpinan militer membutuhkan keberanian mengambil keputusan, kemampuan memberikan contoh, serta komitmen untuk menegakkan keadilan.

Baca Juga: Kumpulkan Petugas HUT ke-81 RI di Hambalang, Presiden Prabowo: Semangat Merah Putih Jangan Berhenti di Upacara

Pesan itu diperkuat Djamari dengan mengutip Gurindam Dua Belas Pasal 12 karya Raja Ali Haji yang mengandung nilai-nilai kepemimpinan.

Salah satu pesan yang disampaikan berbunyi “Hukum adil atas rakyat, tanda raja beroleh ‘inayat.”

Bagi Djamari, nilai tersebut relevan untuk menjadi pedoman bagi para perwira dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Seorang pemimpin dituntut untuk berpihak pada kebenaran, menegakkan keadilan, serta menempatkan kepentingan organisasi dan negara di atas kepentingan pribadi.

Nilai kepemimpinan menjadi semakin penting di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berubah. Perwira TNI masa depan dituntut mampu membaca perkembangan situasi, mengambil keputusan secara tepat, sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai moral dan kepentingan nasional.

Sementara itu, Komandan SeskoAD Mayjen TNI Agustinus Purboyo mengapresiasi pembekalan yang diberikan Menko Polkam kepada para Pasis Dikreg LXVIII.

Baca Juga: Presiden Prabowo Usulkan KRI Ki Hajar Dewantara Dijual, DPR Mulai Bongkar Teknis Pelepasannya

Menurutnya, pengalaman panjang, integritas, dan keteladanan Djamari selama menjalani berbagai penugasan dapat menjadi referensi penting bagi para perwira siswa dalam membangun karakter kepemimpinan.

“Pembekalan Menko Polkam memberikan bekal penting bagi para Pasis dalam mempersiapkan diri sebagai pemimpin TNI yang profesional, berintegritas, dan mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujar Agustinus.

Ia berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam pembekalan tersebut tidak berhenti sebagai materi pendidikan, tetapi dapat diimplementasikan para Pasis dalam setiap penugasan dan pengabdian setelah menyelesaikan pendidikan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.