Menko Polkam Ingatkan Prajurit: Sumpah TNI Tak Pernah Berakhir Meski Pensiun

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan prajurit TNI memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa, melindungi kekayaan alam nasional.
Tak hanya itu, Djamari menilai prajurit TNI punya tugas mengawal berbagai program pemerintah yang ditujukan bagi kesejahteraan rakyat.
Hal itu disampaikan Menko Polkam saat memberikan pengarahan kepada para prajurit di Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tabusai, Pekanbaru, Provinsi Riau.
Dalam arahannya, Djamari mengingatkan sumpah prajurit merupakan komitmen yang melekat sepanjang hayat, bahkan setelah seorang prajurit memasuki masa purnatugas.
Baca Juga: Karhutla jadi Perhatian Nasional, Menko Polkam Tegaskan Langkah Pencegahan Diperkuat
“Seorang prajurit itu disumpah demi nama Tuhan Yang Maha Esa. Walaupun sudah pensiun, tidak ada pencabutan sumpah itu. Artinya kita tetap prajurit yang berkewajiban membela kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.
Ia menilai di tengah dinamika keamanan nasional dan global, peran TNI semakin penting dalam menjaga stabilitas negara.
Oleh karena itu, sinergi antara TNI, Polri, dan seluruh komponen bangsa harus terus diperkuat.
Menurut Djamari, kekayaan sumber daya alam Indonesia harus dijaga dan dikelola secara optimal demi kepentingan rakyat.
Baca Juga: Kunjungi Wingdik 100 Terbang, Menko Polkam Dorong Penguatan SDM Penerbang TNI AU
Ia menekankan bahwa sumber daya alam tidak boleh diselewengkan atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang merugikan bangsa.
Selain itu, Menko Polkam juga mengingatkan pentingnya keterlibatan TNI dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di wilayah Sumatera, serta pemberantasan peredaran narkotika yang banyak masuk melalui jalur laut.
“Bangsa ini bertumpu pada TNI dan Polri. Jaga kekompakan, jaga kehormatan, dan terus berbakti kepada negara,” ujarnya.
Menutup arahannya, Djamari mengajak seluruh prajurit untuk terus menjaga semangat pengabdian, disiplin, serta kesiapan fisik dalam menjalankan tugas negara.
Baca Juga: Menko Polkam Libatkan TNI Amankan Kilang Balikpapan, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
“Seorang prajurit tidak akan pernah berhenti berbakti kepada bangsanya. Itu adalah kehormatan terbesar bagi kita,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam turut didampingi oleh Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Mayjen TNI (Purn.) Heri Wiranto.
Kemudian, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Irjen Pol Desman Tarigan, dan Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Marsda TNI Eko Dono Indarto.
Lalu, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Transformasi Digital Irjen Pol Tonny Hermawan, serta jajaran Staf Khusus Menko Polkam. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































