Menko Polkam Djamari Chaniago: Menwa Punya Peran Strategis dalam Pertahanan Semesta

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI Djamari Chaniago, menegaskan Resimen Mahasiswa (Menwa) merupakan elemen penting dalam pembangunan sistem pertahanan rakyat semesta.
Hal itu diungkapkan Djamari saat menjadi pembicara pada Musyawarah Nasional IX IARMI 2025 yang berlangsung di Jakarta.
Menurutnya, karakter disiplin serta wawasan kebangsaan yang dimiliki anggota Menwa menjadi modal strategis dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Baca Juga: Kunjungi Beberapa Industri Pertahanan, Kemenko Polkam Sebut Litbangyasa Belum Optimal
“Pertahanan negara bukan semata tugas militer, tetapi tanggung jawab seluruh warga negara,” ujar Djamari.
Dalam kesempatan itu, Menko Djamari juga berbagi pengalaman pribadinya saat bertugas dalam misi perdamaian di luar negeri. Ia menyebutkan bahwa mahasiswa Indonesia pernah dipercaya menjadi bagian dari satuan batalion dalam misi perdamaian internasional.
“Ini bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu mengambil peran dalam tugas-tugas global,” tegas Djamari.
Lebih lanjut, Djamari menyoroti pentingnya pengabdian lintas generasi. Ia menyebut banyak para senior bangsa yang memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan nilai perjuangan yang sangat relevan untuk pembangunan negara.
“Semangat mengabdi tidak boleh dibatasi oleh usia. Kita semua punya tanggung jawab yang sama. Mari selesaikan persoalan bangsa dengan bekerja,” tuturnya.
Baca Juga: Perkuat Struktur, Menko Djamari Lantik Staf Ahli dan Lima Staf Khusus Baru
Menko Polkam juga meminta IARMI agar terus berkontribusi menjaga arah perjuangan organisasi sekaligus menjadi teladan dalam memperkokoh persatuan nasional.
Ia menekankan bahwa dinamika dan perbedaan pendapat tidak boleh merusak kesolidan organisasi ataupun bangsa.
“IARMI harus menjadi penjaga nilai kebersamaan. Saya berharap ada satu momen besar, sebuah apel akbar, untuk menunjukkan eksistensi organisasi ini. IARMI harus selalu berada di garda depan dalam pembinaan disiplin dan kecintaan terhadap Tanah Air,” pungkasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































