POLKAM

Mayjen Trenggono Akui Sukarela Pensiun Dini dari TNI untuk jadi Wakil Kepala BGN

Mayjen Trenggono
Mayjen Trenggono (dua dari kiri). (Foto: Dok. Penhumas Akmil)

Jakarta, IDM – Mayor Jenderal (Mayjen) Trenggono menyebut keputusan untuk pensiun dini dari TNI merupakan langkah yang diambil secara sukarela usai dirinya dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Trenggono, proses pengunduran diri dari dinas militer telah disampaikan sejak pengumuman penunjukannya pada jabatan publik tersebut.

Baca Juga: Akmil Tempa Perwira Lapangan Tangguh, Kekompakan jadi Fondasi Kekuatan TNI AD

Ia memastikan keputusan itu bukan karena adanya perintah dari Presiden RI Prabowo Subianto, melainkan bentuk kesediaan pribadi untuk mematuhi ketentuan yang berlaku dan menjaga profesionalisme institusi TNI.

“Sudah saya sampaikan sejak diumumkan. Saya pensiun dini atas kesediaan saya sendiri,” ujar Trenggono di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6).

Ia juga menuturkan tidak ada arahan khusus dari Presiden yang memintanya mengundurkan diri dari dinas keprajuritan.

Keputusan tersebut diambil sebagai konsekuensi logis atas kepercayaan yang diberikan negara untuk mengemban jabatan publik di bidang strategis.

Penunjukan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN dinilai membawa nilai tambah tersendiri bagi lembaga tersebut.

Baca Juga: Fasilitas Pendidikan Dibakar, Kodam Cenderawasih Komitmen Jaga Masa Depan Papua

Pengalaman panjangnya di lingkungan militer, khususnya dalam aspek manajemen organisasi, kepemimpinan, dan pelaksanaan program di lapangan, diharapkan dapat memperkuat efektivitas pelaksanaan program-program gizi nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

“Saya sudah menyampaikan pengunduran diri sejak diumumkan. Ini adalah kesediaan saya sendiri untuk pensiun dini setelah mendapat amanah sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional,” tegas Trenggono.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.