Korut Kecam AS yang Pasok ATACMS ke Ukraina

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) mengecam Amerika Serikat (AS) karena mengirimkan rudal taktis jarak jauh ATACMS ke Ukraina untuk digunakan menghadapi Rusia.
Pernyataan itu diungkapkan usai laporan bahwa AS telah mengirimkan sejumlah rudal tersebut secara diam-diam ke Ukraina, yang kekurangan senjata maupun personil untuk mempertahankan garis depan pertempuran.
Baca Juga: Ledakan di Gudang Amunisi Tewaskan 20 Tentara Kamboja
Dilansir dari KCNA, Senin (29/4), seorang direktur departemen militer luar negeri Korut yang tidak disebutkan namanya mengeluarkan pernyataan yang mengecam AS sebagai pengganggu perdamaian.
“Rudal jarak jauh yang ditawarkan AS tidak akan pernah menguntungkan Ukraina di medan perang, namun justru akan mengipasi histeria konfrontatif dari kelompok boneka Zelensky,” bunyi pernyataan tersebut.
Baca Juga: Terus Ditekan Rusia, Pasukan Ukraina Terpaksa Mundur Dari Donetsk
Selain itu, AS pun disebut sengaja menerapkan "kebijakan yang kejam" dengan memasok ATACMS. Pejabat tersebut juga menyoroti tindakan AS dalam memasok bom, yang tujuannya untuk meningkatkan skala perang.
“AS tidak akan pernah bisa mengalahkan tentara dan rakyat Rusia dengan persenjataan atau dukungan militer terbaru,” pungkasnya. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































