INTERNASIONAL

Islamabad Accord, Proposal untuk Akhiri Perang Amerika-Iran

Bendera AS dan Iran
Bendera AS dan Iran (Foto: Dok. Iran Press)

Jakarta, IDM – Iran dan Amerika Serikat (AS) telah menerima proposal berisi langkah-langkah mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz.

Melansir Reuters, Senin (6/4), proposal berisi kerangka kerja untuk mengakhiri permusuhan itu disusun oleh Pakistan. Langkah awal yakni gencatan senjata segera dan dilanjut dengan tahapan kedua menuju perdamaian permanen. “Semua elemen perlu disepakati hari ini,” kata sumber yang mengetahui hal tersebut.

Baca Juga: Besok! Trump Peringatkan Iran Buka Selat Hormuz

Sebelumnya, AS-Iran bersama mediator juga dilaporkan tengah membahas potensi gencatan senjata 45 hari sebagai bagian dari kesepakatan dua tahap yang dapat mengarah pada perdamaian permanen.

Berdasarkan proposal 'Islamabad Accord' itu, gencatan senjata akan berlaku segera dan Selat Hormuz kembali dibuka. Sejak gencatan senjata, kedua pihak memiliki waktu 15-20 hari untuk mencapai kesepakatan yang lebih luas.

Baca Juga: Cina Siap Kerja Sama dengan Rusia Redakan Konflik Timur Tengah

Sementara, seorang pejabat senior Iran mengatakan bahwa Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas "gencatan senjata sementara". AS dinilai kurang siap untuk mengakhiri konflik secara permanen.

Ia juga mengonfirmasi Iran telah menerima proposal dari Pakistan untuk gencatan senjata segera. Iran menuntut jaminan bahwa AS-Israel tidak akan menyerang kembali apabila gencatan senjata tercapai. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.