Konflik Hamas-Israel di Gaza telah menyebabkan lebih dari 13.000 anak-anak tewas dan sekitar 25.000 lainnya terluka. Sementara, sekitar 25.000 lainnya dirawat di rumah sakit karena kekurangan gizi.
Hamas akan mengembalikan tiga tawanan Israel dan ditukar dengan 183 tawanan Palestina. Pertukaran ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang bertujuan mengakhiri konflik antara keduanya.
Konflik di Jalur Gaza selama 15 bulan telah menyebabkan krisis kemanusiaan dan menewaskan lebih dari 47.000 orang serta ribuan lainnya hilang di bawah reruntuhan.
Israel telah membebaskan 90 orang Palestina yang ditahan selama konflik dengan Hamas, pada Senin (20/1) pagi waktu setempat. Pembebasan ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang berlaku mulai kemarin.
Jumlah populasi di Gaza, Palestina telah menurun sebanyak 6 persen atau sekitar 160.000 orang, termasuk lebih dari 45.500 warga tewas dan 100.000 lainnya mengungsi sejak 7 Oktober 2023.
Serangan Israel terhadap Lebanon telah menewaskan lebih dari 3.000 orang sejak konflik pecah pada tahun lalu antara Hizbullah dan Israel di sepanjang wilayah perbatasan.
TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP turun tangan mediasi konflik antar warga di Distrik Nambioman Mur, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, Rabu (4/9/2024).
Konflik di Sudan telah menyebabkan lebih dari 10 juta warga sipil terpaksa mengungsi. Bahkan, sebagian besar dari mereka terancam kelaparan karena konflik turut berdampak pada terganggunya produksi pangan.
Otoritas Badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengungkapkan bahwa hampir 20.000 orang terlantar di Lebanon Selatan dan di beberapa tempat lain sejak awal Oktober. Hal itu terjadi di tengah konflik yang meningkat di perbatasan Lebanon-Israel karena pecahnya perang Gaza.
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengumumkan bahwa mereka mulai menarik pasukan perdamaian dari dua markas di wilayah Mali, di tengah meningkatnya ancaman dan serangan pemberontak.
Pemerintah Indonesia dilaporkan telah menyiapkan skema evakuasi ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Sudan. Evakuasi tersebut akan terbagi dalam dua tahap lantaran adanya pembatasan bahan bakar untuk bus.
Rusia menginvasi negara tetangganya, Ukraina sejak 24 Februari 2022. Awalnya, rencana invasi ini dianggap akan sukses dengan mudah oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Namun, sudah 10 bulan berlalu, Putin dihadapi kenyataan pahit ketika rencananya sama sekali diluar perhitungan. Perang ini menjadi salah satu konflik terburuk di wilayah Eropa selama beberapa dekade yang menewaskan ribuan warga sipil. Lantas, bagaimana mungkin salah satu militer paling kuat di dunia, justru gagal melawan negara yang kekuatan militernya relatif kecil?