Lebih dari 13.000 Anak-anak Tewas Akibat Konflik Gaza

Jakarta, IDM – Konflik Hamas-Israel di Gaza telah menyebabkan lebih dari 13.000 anak-anak tewas dan sekitar 25.000 lainnya terluka. Sementara, sekitar 25.000 lainnya dirawat di rumah sakit karena kekurangan gizi.
Dilansir dari AP, Sabtu (22/2), Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atau OCHA melaporkan bahwa berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Gaza, dari 40.717 korban tewas warga Palestina yang telah diidentifikasi sejauh ini di Gaza, sepertiganya atau sekitar 13.319 adalah anak-anak.
Baca Juga: Tentara Korut yang ditangkap di Kursk Ingin Membelot ke Korsel
Badan PBB untuk anak-anak atau UNICEF juga menyebut perkiraan 25.000 anak terluka berasal dari analisis dan informasi yang dikumpulkan bersama dengan Kementerian Kesehatan Gaza.
UNICEF turut melaporkan jumlah 25.000 anak-anak yang di rawat itu berdasarkan laporan yang dikumpulkan oleh staf PBB di Gaza dan berkoordinasi dengan semua badan PBB terkait.
Baca Juga: Cina Sebut Pesawat Angkatan Udara Filipina Terbang Ilegal di Kepulauan Spratly
"Gaza telah menjadi tempat paling mematikan di dunia bagi anak-anak. Anak-anak Gaza tidak memilih perang ini. Namun mereka telah membayar harga tertinggi," kata wakil duta besar Inggris untuk PBB, James Kariuki pada Dewan Keamanan PBB. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































