INTERNASIONAL

Akibat Konflik di Sudan, Lebih dari 10 Juta Warga Terpaksa Mengungsi

pengungsi
Warga yang mengungsi akibat konflik di Sudan. (Foto: Dok. Iom.int)

Jakarta, IDM – Konflik di Sudan telah menyebabkan lebih dari 10 juta warga sipil terpaksa mengungsi. Bahkan, sebagian besar dari mereka terancam kelaparan karena konflik turut berdampak pada terganggunya produksi pangan.

Dilansir dari Al Jazeera, Rabu (12/6), laporan itu diungkapkan oleh Organisasi Internasional untuk Migrasi (Organization for Migration/IOM), dengan rincian 7,26 juta warga mengungsi sejak April 2023. Sedangkan, 2,83 juta lainnya sudah meninggalkan rumah mereka pada periode konflik sebelumnya.

Baca Juga: Rusia dan Belarusia Gelar Latihan Nuklir

"Sekitar 70 persen pengungsi sekarang berusaha bertahan hidup di tempat lain dan terancam kelaparan. Sementara, 55 persen pengungsi di Sudan adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dan sekitar seperempatnya adalah balita," kata IOM.

Konflik antara tentara Sudan dan militan Rapid Support Forces itu pun diperkirakan telah menewaskan sedikitnya 150.000 orang, kata Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Sudan Tom Perriello. Jutaan orang lainnya juga beresiko menjadi korban jika krisis kemanusiaan terus memburuk.

Baca Juga: Sekjen PBB Serukan Israel-Hamas Segera Sepakati Gencatan Senjata

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-bangsa telah melaporkan bahwa kedua belah pihak secara sistematis menghalangi akses kemanusiaan hingga sengaja menargetkan warga sipil karena melakukan penembakan di area pemukiman. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.