DPR: Keseimbangan Alutsista dan SDM Kunci Kedaulatan Udara Laut

Jakarta, IDM - Keseimbangan antara kekuatan alat utama sistem persenjataan dan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan udara laut Indonesia.
Hal ini ditegaskan Anggota Komisi I DPR RI, Desy Ratnasari, saat meninjau Puspenerbal di Sidoarjo, Jawa Timur.
Ia menilai sebagai negara maritim, Indonesia tidak hanya membutuhkan alutsista modern, tetapi juga SDM penerbang yang terlatih dan siap operasional.
Baca Juga: DPR: Pertemuan Presiden Prabowo-Putin jadi Kunci Redam Konflik Global
Namun demikian, Desy mengungkapkan adanya tantangan serius, terutama terkait kesiapan alutsista yang belum sepenuhnya optimal.
“Kita tidak boleh membiarkan ketimpangan ini terjadi. SDM dan alutsista harus berjalan beriringan,” ujarnya.
Ia mengingatkan tanpa perencanaan yang matang, modernisasi pertahanan bisa menjadi tidak efektif.
Baca Juga: Komisi I Minta TNI Audit Insiden Peluru Nyasar yang Lukai Dua Siswa di Gresik
Lebih jauh, Desy menyoroti pentingnya komitmen anggaran jangka panjang.
“Dukungan anggaran yang sustain sangat diperlukan agar penguatan pertahanan tidak bersifat temporer, melainkan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui kunjungan ini, Komisi I DPR berharap adanya perhatian lebih terhadap penguatan kapasitas penerbang dan kesiapan alutsista guna mendukung posisi strategis Indonesia sebagai negara maritim. (Ykb)
Hankam

TNI AD Komitmen Usut Tuntas Insiden Penembakan di Pidie
Kodam Iskandar Muda melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang warga saat penertiban bendera Bulan Bintang di Pidie, Aceh. Pemerintah juga menggandeng Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































