Denmark Tambah Bantuan Militer ke Ukraina Hingga $2,59 Miliar

Jakarta, IDM – Denmark berencana meningkatkan anggaran bantuan militer untuk Ukraina hingga 17,9 miliar krona Denmark atau sekitar $2,59 miliar dalam kurun waktu dua tahun. Bantuan tersebut merupakan wujud komitmen membantu Ukraina memukul mundur pasukan Rusia.
Dilansir dari AA, Senin (5/6), Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengumumkan bahwa dana tersebut akan diberikan dalam dua tahap. Sebanyak 7,5 miliar krona akan diberi pada akhir tahun ini, sementara 10,4 miliar krona digelontorkan mulai tahun depan.
Baca Juga: Militer AS Peringatkan Bahaya Teknologi Kecerdasan Buatan
Rencana itu disampaikan menjelang agenda kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken ke sesama negara Nordik seperti Norwegia, Swedia dan Finlandia.
Hingga kini, negara dengan populasi kurang dari 6 juta orang itu telah mengumpulkan dana sebanyak $1 miliar dalam bentuk bantuan militer, sipil, maupun finansial untuk Ukraina. Frederiksen sendiri diisukan berpotensi menjadi calon ketua Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang baru.
Baca Juga: AS Sebut Kapal Perang Cina Kembali Lakukan Konfrontasi di Perairan Internasional
"Kontribusi besar ini akan semakin memperkuat kemampuan tempur Angkatan Bersenjata Ukraina dalam jangka pendek dan menengah. Kekuatan kita ada di persatuan," kata Zelenskyy menanggapi bantuan Denmark melalui Twitternya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































