INTERNASIONAL

Beri Pasokan untuk Ukraina, Jerman Dilaporkan Kekurangan Stok Peluru Artileri

Howitzer
Ilustrasi Howitzer 155 mm. (Foto: Dok. Army.mil)

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan Jerman dalam sebuah laporan rahasia mengungkapkan, Angkatan Bersenjata Jerman hanya memiliki sisa peluru berdaya ledak tinggi sebanyak 20.000 butir peluru. Dilansir dari Reuters, Rabu (21/6), kondisi tersebut disebabkan oleh aktifnya Jerman memasok peluru artileri 155m yang digunakan oleh sistem pertahanan Howitzer Ukraina sejak tahun lalu.

Dengan kondisi yang ada, Kemhan Jerman dilaporkan berencana untuk melakukan sembilan kontrak pembelian artileri dan amunisi lain dalam beberapa bulan mendatang. Selain itu, Jerman juga disebut berupaya memenuhi standar NATO untuk memiliki stok minimal 230.000 peluru artileri pada 2031.

Baca Juga: Ukraina Klaim Serangan Balasan Skala Besar Akan Terjadi Dalam Waktu Dekat

"Angkatan Bersenjata Jerman perlu membangun inventaris pertahanan sekitar 230.000 peluru artileri hingga 2031. Hal itu dilakukan untuk memenuhi imbauan NATO agar memiliki cukup artileri dalam menahan pertempuran intensif selama 30 hari," tulis Der Spiegel, majalah nasional Jerman yang memuat laporan Kemhan Jerman.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dalam kesempatan terpisah. Ia mengungkapkan stok amunisi aliansinya memang telah menipis. Penyebabnya pun sama, karena pihaknya memberi bantuan amunisi secara besar-besaran ke Ukraina.

Baca Juga: Australia dan Singapura Sukses Gelar Latihan Operasi Mobilitas Udara

"Kami juga membutuhkan industri pertahanan yang lebih kuat. Stok senjata dan amunisi kami habis dan perlu diisi ulang. Tidak hanya di Jerman, tetapi di banyak negara anggota NATO," kata Stoltenberg melansir Russia Today. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.