Kementerian Pertahanan Jerman dalam sebuah laporan rahasia mengungkapkan, Angkatan Bersenjata Jerman hanya memiliki sisa peluru berdaya ledak tinggi sebanyak 20.000 butir peluru. Dilansir dari Reuters, Rabu (21/6), kondisi tersebut disebabkan oleh aktifnya Jerman memasok peluru artileri 155m yang digunakan oleh sistem pertahanan Howitzer Ukraina sejak tahun lalu.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken untuk pertama kalinya bertemu dan berdiskusi dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov di sela-sela Konfrerensi G20 di New Delhi, India pada Kamis (2/3). Dalam diskusi yang berlangsung sekitar 10 menit ini, Blinken mengatakan kepada Lavrov bahwa AS akan terus mendukung Ukraina selama diperlukan dan mendorong perang untuk diakhiri dengan persyaratan perdamaian yang disetujui Pemerintahan Zelensky.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan kunjungan mendadak dan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Istana Mariinsky, Kyiv, Senin (20/2). Dalam lawatannya, Biden menjanjikan bantuan baru senilai $500 juta, termasuk amunisi artileri dan senjata anti-tank.
Komandan Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Danpuslatpurmar)-5 Baluran Mayor (Mar) Widi, mengecek patok batas terluar aset Barang Milik Negara (BMN) di daerah latihan Puslatpurmar-5 Baluran, Sumber Waru, Rabu (1/2).