Dentuman keras artileri roket memecah kesunyian Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatra Selatan, Jumat (4/9). Dari sejumlah titik peluncuran, kekuatan gabungan TNI dan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) memperagakan aksi penembakan terintegrasi atau land joint strike. Dalam skenario tersebut, sejumlah sistem peluncur roket artileri bergerak dalam satu rangkaian operasi untuk melancarkan serangan secara terkoordinasi terhadap sasaran yang telah ditentukan.
Korea Utara (Korut) akan mengerahkan artileri baru di sepanjang perbatasan dengan Korea Selatan (Korsel) pada akhir tahun ini sebagai upaya untuk memperkuat kemampuan pertahanan.
Pasukan Israel kembali meluncurkan serangan udara dan artileri di beberapa wilayah di Jalur Gaza pada Sabtu (10/1) pagi waktu setempat. Hal ini merupakan pelanggaran terbaru Israel terhadap perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku sejak Oktober tahun lalu.
KRI Halasan-630 menggelar latihan penembakan artileri di perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Sabtu (20/9) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan tempur prajurit.
Sebanyak 60 prajurit Artileri Medan (Armed) dari tiga negara peserta Super Garuda Shield yaitu TNI Indonesia, US Army dan Jepang menerima US Army Artillery Expert Badge (Lencana Ahli Artileri Angkatan Darat AS) bertempat di Lapangan Upacara Pusat Latihan Pertempuran 5 Marinir, Baluran Situbondo Jawa Timur, Selasa (3/9).
Aliansi pertahanan NATO menandatangani kontrak pembelian sekitar 220.000 peluru artileri 155 mm senilai $1,2 miliar, dimana sebagian di antaranya akan dipasok ke Ukraina.
Otoritas pertahanan Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Rusia kemungkinan akan meningkatan produksi artileri menjadi lebih dari 2 juta munisi per tahun. Perkiraan itu muncul di tengah isu bahwa Rusia kini juga mencari pasokan senjata dari Korea Utara (Korut).
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Israel memutuskan untuk membeli puluhan ribu peluru artileri 155 mm dari industri pertahanan Elbit Systems. Akuisisi senilai lebih dari $60 juta itu akan membuat Israel memiliki persediaan amunisi yang cukup di tengah permintaan global tinggi akibat perang di Ukraina.
Di artileri senjata TNI AL, rudal Exocet MM40 Block 3 digolongkan sebagai alutsista strategis yang dapat memiliki kemampuan dalam menyerang kapal permukaan serta mampu menyerang sasaran untuk coastline atau littoral attack mission.