HANKAM

KRI Halasan-630 Tembakkan Meriam hingga Senjata Ringan di Dabo Singkep

latihan penembakan artileri
KRI Halasan-630 latihan penembakan artileri di perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Sabtu (20/9). (Foto: Dok. Koarmada I)

Jakarta, IDM – KRI Halasan-630 menggelar latihan penembakan artileri di perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Sabtu (20/9) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan tempur prajurit.

Latihan yang dipimpin Komandan KRI Halasan-630 Letkol Laut (P) Dwi Danang Suharnowo ini melibatkan seluruh prajurit kapal perang dengan materi penembakan meriam 57mm dan 20mm.

Kemudian, latihan mencakup peluncuran perangkat suar pengalih rudal (chaff decoy) yaitu kepulan serpihan reflektif yang digunakan untuk mengecoh radar musuh.

Baca Juga: TNI AL Siapkan Rusun untuk Prajurit di Papua, Punya Fasilitas Lengkap

Para prajurit KRI Halasan-630 juga menembak menggunakan senjata ringan ke sasaran balon oranye di laut (killer tomatoes) yang berfungsi sebagai target akurasi tembakan.

latihan penembakan artileri
(Foto: Dok. Koarmada I)

“Latihan ini menjadi sarana penting untuk menguji akurasi, kecepatan, dan kesiapan alutsista, sekaligus meningkatkan keterampilan prajurit dalam pengoperasian senjata,” ujar Dwi, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I, Senin (22/9).

Ia menekankan latihan penembakan artileri ini tidak hanya mengasah kemampuan menembak, tetapi juga memperkuat disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab prajurit dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.

Baca Juga: Puncak Perayaan HUT ke-80 TNI di Monas: TNI Pamerkan 152 Ranpur dan Sediakan Kantong Parkir

KRI Halasan-630 merupakan kapal cepat rudal (KCR) yang dibangun di galangan PT PAL Indonesia. Kapal ini memiliki panjang sekitar 60 meter dengan bobot 500 ton, mampu melaju hingga kecepatan 28 knot, serta dipersenjatai rudal C-705, meriam 57mm dan 20mm, serta senjata ringan.

KCR kelas Sampari ini diluncurkan pada 2014 sebagai bagian dari program modernisasi armada TNI AL. Sejak resmi memperkuat Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada I, KRI Halasan-630 taktif mendukung berbagai operasi keamanan laut, patroli perbatasan, hingga misi latihan bersama dengan negara sahabat. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.