TNI AL menyiagakan kekuatan di wilayah perairan strategis. Sebanyak tiga kapal perang (KRI) menggelar latihan tempur mulai dari simulasi serangan udara hingga manuver taktis di tengah laut.
KRI Halasan-630 menggelar latihan penembakan artileri di perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Sabtu (20/9) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan tempur prajurit.
KRI Halasan-630 berhasil mengintersepsi kapal gelap (dark vessel) Kobe Pioneer dalam latihan multilateral Seacat 2025, di Selat Singapura, Kamis (11/9).
TNI Angkatan Laut melalui Komando Armada I menugaskan KRI Halasan-630 untuk mengawasi kapal induk Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) HMS Prince of Wales, yang melintasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I di Laut Jawa, Jumat (4/7).
KRI Halasan-630 yang saat ini berada di bawah komando operasi (BKO) Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I menggelar latihan penembakan di Selat Bangka, Jumat (9/8).
Pangkoarmada I Laksamana Muda Yoos Suryono meninjau persiapan KRI Halasan-630 untuk mengikuti Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024 di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/4).
Koarmada I akan menyiapkan satu unsur armadanya, yakni kapal cepat rudal (KCR) KRI Halasan-630 untuk mengikuti Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopsglagab) 2024.
KRI Halasan-630 menjadi salah satu Kapal Cepat Rudal (KCR) yang masuk dalam program modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) atau refurbishment 41 kapal perang TNI AL.
KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan KRI Halasan-630 bersama kapal perang Angkatan Laut Singapura RSS Vigour-92 dan RSS Interpid-69, menembak sasaran permukaan (Gunex) di Perairan Natuna, Senin (28/7).