Uji Persenjataan dan Sensor, KRI Halasan Tembakkan Meriam di Selat Bangka

Jakarta, IDM – KRI Halasan-630 yang saat ini berada di bawah komando operasi (BKO) Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I menggelar latihan penembakan di Selat Bangka, Jumat (9/8).
Kapal cepat rudal kelas Sampari itu menembak sasaran berupa killer tomato menggunakan dua senjata meriam, yaitu Bofors 57 mm dan Decoy 20 mm serta senjata ringan.

"Latihan bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit dan menguji kesiapan persenjataan serta sensor yang dimiliki kapal," ujar Komandan KRI Halasan Letkol Laut (P) Avif Hidayaturohman, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I, Senin (12/8).
Baca Juga: Momen Mayjen Komarudin Menangis Gantikan Doni Monardo
Dia melanjutkan, dalam latihan penembakan tersebut, sasaran killer tomato berhasil ditenggelamkan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel dan material.
"Melalui latihan seperti ini, diharapkan profesionalisme prajurit KRI Halasan semakin meningkat, sesuai visi TNI AL untuk mempersiapkan SDM unggul dalam menghadapi tantangan di masa depan," pungkasnya.

Adapun KRI Halasan dalam pelaksanaan tugasnya mengutamakan unsur pendadakan, mengemban misi menyerang secara cepat, menghancurkan target sekali pukul dan menghindar dari serangan lawan dalam waktu yang singkat.
Baca Juga: Tongkat Komando Yonif 754 Kini Dipegang Mayor Inf Arief Handoko Usman
Kapal berukuran panjang 60 meter, lebar 8,10 meter, dan berat 460 ton ini memiliki sistem pendorong handal yang mampu berlayar dan bermanuver dengan kecepatan 28 knot.
KRI Halasan yang merupakan salah satu unsur di Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I ini tercatat pada Mei 2018 lalu, sukses menangkap satu kapal ikan asing asal Vietnam yang melanggar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara. Atas keberhasilan tersebut, nama KRI Halasan semakin ternama. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































