Israel Akan Beli Puluhan Ribu Peluru Artileri 155 mm Senilai $60 juta

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Israel memutuskan untuk membeli puluhan ribu peluru artileri 155 mm dari industri pertahanan Elbit Systems. Akuisisi senilai lebih dari $60 juta itu akan membuat Israel memiliki persediaan amunisi yang cukup di tengah permintaan global tinggi akibat perang di Ukraina.
"Kemhan Israel menandatangani perjanjian lebih dari $60 juta untuk memperoleh puluhan ribu peluru artileri 155mm dari Elbit Systems Ltd. Kontrak akan dilaksanakan selama satu tahun, dan peluru artileri diharapkan akan dikirim pada tahun 2024," tulis Kemhan Israel melansir Platform X resminya pada Senin (7/8).
Baca Juga: Korut Sebut Program Senjata Nuklir untuk Jamin Kedaulatan
Otoritas pengadaan Kemhan Israel Zeev Landau menyebut pengadaan puluhan ribu peluru artileri itu akan meningkatkan kemampuan dan kesiapan Angkatan Bersenjata Israel untuk mengantisipasi berbagai skenario pertempuran.
Kebutuhan akan lebih banyak peluru artileri ini telah dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina. Kyiv dilaporkan menembakkan ribuan peluru per hari, yang menyebabkan Amerika Serikat (AS) meningkatkan bantuan amunisi untuk memukul mundur pasukan Rusia.
Baca Juga: Presiden Ukraina Klaim Patriot dan IRIS-T Efektif Menangkal Serangan Udara Rusia
Pada Januari lalu, The New York Times melaporkan bahwa AS telah melepaskan 300.000 peluru artileri 155mm dari stok Israel untuk membantu pasukan Ukraina. Stok itu dimiliki oleh AS tetapi disimpan di Yerusalem melalui kesepakatan War Reserve Stocks for Allies-Israel. Meskipun penggunaannya diutamakan untuk AS, tetapi Israel juga dapat menggunakan persediaan itu jika AS mengizinkan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































