Kementerian Pertahanan Jerman dalam sebuah laporan rahasia mengungkapkan, Angkatan Bersenjata Jerman hanya memiliki sisa peluru berdaya ledak tinggi sebanyak 20.000 butir peluru. Dilansir dari Reuters, Rabu (21/6), kondisi tersebut disebabkan oleh aktifnya Jerman memasok peluru artileri 155m yang digunakan oleh sistem pertahanan Howitzer Ukraina sejak tahun lalu.
Dalam rangka kegiatan Komunikasi Taktis Batalyon Tim Pendarat (BTP), Pasmar 2 menggelar sistem komunikasi dalam operasi amfibi di Pasir Panjang, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (14/4),
Sebanyak 88 siswa Tamtama Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) melaksanakan latihan praktek (Lattek) menembak artileri dan demolisi, Surabaya, Selasa (28/2).