Luncurkan Serangan Terbaru, Israel Kembali Langgar Gencatan Senjata

Jakarta, IDM – Pasukan Israel kembali meluncurkan serangan udara dan artileri di beberapa wilayah di Jalur Gaza pada Sabtu (10/1) pagi waktu setempat. Hal ini merupakan pelanggaran terbaru Israel terhadap perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku sejak Oktober tahun lalu.
Melansir AA, serangan artileri Pasukan Bersenjata Israel (IDF) menargetkan bagian timur Kota Gaza, wilayah yang berada di bawah kendali Israel sesuai dengan kesepakatan gencatan senjata.
Baca Juga: Presiden Korut Tekankan Komitmen Dukungan ke Putin
Pesawat tempur Israel juga menyerang sebuah lokasi di Jalur Gaza bagian utara. Sementara, helikopter militer Israel melepaskan tembakan ke arah timur Kota Jabalia.
Di Gaza selatan, pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara ke Kota Rafah, sementara kendaraan militer Israel menembak ke arah wilayah utara kota tersebut, yang tetap berada di bawah kendali penuh Israel.
Baca Juga: Trump Ingin Caplok Greenland untuk Cegah Rusia dan Cina
Israel telah membunuh lebih dari 71.400 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 171.000 orang dalam serangan sejak Oktober 2023. Otoritas Kesehatan Gaza melaporkan, meskipun gencatan senjata telah diberlakukan, Israel terus melakukan serangan dan menewaskan 424 warga Palestina serta melukai 1.189 orang lainnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































