AS Lakukan Serangan Siber Terhadap Kapal Pengintai Iran

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) melakukan serangan siber terhadap kapal militer Iran yang telah mengumpulkan data intelijen terkait keberadaan kapal kargo di Laut Merah dan Teluk Aden.
Dilansir dari NBC News, Jumat (16/2), Serangan siber itu dilakukan pada Minggu lalu, sebagai respon terhadap serangan pesawat nirawak oleh militan Houthi yang menewaskan tiga anggota militer AS di Yordania akhir bulan Januari.
Baca Juga: Turki Siap Kerja Sama dengan Mesir untuk Hentikan Konflik di Gaza
"Operasi itu dimaksudkan untuk menghambat kemampuan kapal Iran untuk berbagi intelijen dengan pemberontak Houthi di Yaman yang telah menembakkan rudal dan drone ke kapal kargo di Laut Merah," kata pejabat intelijen AS yang tidak disebutkan namanya.
Berdasarkan informasi intelijen tersebut, Iran menggunakan kapal pengintai untuk memberikan informasi penargetan kepada Houthi sehingga serangan mereka terhadap kapal-kapal kargo di Laut Merah dan Teluk Aden bisa lebih efektif.
Baca Juga: Ukraina Klaim Tenggelamkam Kapal Perang Rusia di Laut Hitam
Sementara, militan Houthi yang menguasai sebagian wilayah di Yaman, telah meluncurkan serangkaian serangan drone dan rudal ke kapal-kapal komersial di Laut Merah dan Teluk Aden dalam beberapa pekan terakhir. Mereka menyebutnya sebagai respons terhadap operasi militer Israel di Gaza sekaligus unjuk solidaritas terhadap Palestina. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































