Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Tewas Melawan Rusia

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa jumlah tentara Ukraina yang tewas di medan perang selama empat tahun dengan Rusia adalah 55.000 orang.
“Di Ukraina, secara resmi jumlah tentara yang tewas di medan perang baik profesional maupun wajib militer adalah 55.000,” kata Zelensky, dalam wawancara dengan France 2 TV, dikutip pada Sabtu (7/2).
Baca Juga: New START Berakhir, Trump Usul Dibentuknya Perjanjian Nuklir Baru
Ia menuturkan, jumlah tentara yang telah secara resmi dianggap hilang melebihi angka tersebut, tanpa memberikan jumlah pasti. Pada Februari tahun lalu, ia juga pernah mengungkapkan angka korban perang Ukraina kepada NBC, yakni lebih dari 46.000 tentara tewas di medan tempur.
Sementara pada bulan lalu, Komandan Militer Ukraina Oleksandr Syrskii mengatakan bahwa sepanjang tahun 2025, hampir 420.000 tentara Rusia tewas dan terluka saat bertempur melawan Ukraina.
Baca Juga: AS akan Gelar KTT Dewan Perdamaian Bulan Ini
Menurut para analis, Ukraina dan Rusia kemungkinan besar melaporkan angka korban tewas lebih rendah dari sebenarnya dan melebih-lebihkan angka pihak lain. Media Inggris BBC melaporkan telah mengonfirmasi nama hampir 160.000 orang yang tewas saat bertempur membela Rusia. (bp)
Hankam

Lagi-lagi WNA India Selundupkan Serbuk Emas Lewat Perut di Juanda, Kali Ini 2,1 Kg Disikat TNI AL
Aksi penyelundupan serbuk emas ilegal di Bandara Internasional Juanda kembali terbongkar. Kali ini, petugas gabungan TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan seberat 2,1 kilogram yang disembunyikan di dalam perut oleh dua warga negara asing asal India.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































