Zelensky Gigit Jari, Pertemuan Trump-Putin Beri Keuntungan Besar Bagi Rusia

Jakarta, IDM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky harus gigit jari karena merasa pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska bulan Agustus merugikan pihaknya.
Zelensky menilai pertemuan AS-Rusia justru memberi keuntungan besar bagi Putin.
"Saya rasa Presiden Trump telah memberikan apa yang diinginkan Putin. Dia sangat ingin bertemu dengan Presiden Trump," ungkap Zelensky dalam wawancara dengan ABC, yang dikutip Senin (8/9).
Baca Juga: 26 Negara Siap Beri Dukungan Militer kepada Ukraina Pascaperang
Dalam wawancaranya, Zelensky menyayangkan dirinya tidak diikutsertakan dalam pertemuan 15 Agustus tersebut.
“Putin tidak ingin bertemu dengan saya, tetapi ia sangat ingin bertemu Presiden Amerika Serikat, untuk menunjukkan kepada semua orang melalui video dan gambar bahwa ia ada di sana. Saya pikir sangat disayangkan Ukraina tidak ada di sana," paparnya.
Terkait wacana pertemuannya dengan Putin, Zelensky menyebut tidak akan bepergian ke Rusia selama perang masih berlangsung.
Baca Juga: Presiden Ukraina Klaim Hampir 60% Persenjataan Produksi Lokal
Ia beralasan tidak bisa pergi ke Moskow ketika Ukraina diserang rudal setiap hari oleh Rusia. Zelensky pun meminta Putin agar datang ke Kyiv.
Zelensky mengaku siap untuk pertemuan jenis apa pun, baik bilateral maupun trilateral, selama tidak dilakukan di Rusia. Zelensky pun menuduh Putin bermain-main dengan AS. (Ykb)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































