WHO Batalkan Pengiriman Pasokan Medis ke Gaza bagian Utara

Jakarta, IDM - World Health Organization (WHO) mengatakan pihaknya terpaksa membatalkan misi distribusi pasokan medis ke Gaza bagian utara karena tidak menerima jaminan keamanan dari kedua belah pihak yang berkonflik.
WHO mengatakan bahwa pembatalan ini merupakan yang keempat kalinya terjadi. Pasokan medis itu rencana akan dikirim ke Rumah Sakit Al-Awda dan toko obat pusat di Gaza bagian utara.
Baca Juga: Korsel akan Luncurkan Dua Satelit Pengintai Militer di 2024
"WHO membatalkan rencana misi ke rumah sakit Al-Awda dan toko obat pusat di Gaza utara untuk keempat kalinya sejak 26 Desember karena kami tidak menerima jaminan dekonflik dan keamanan," tulis kantor khusus WHO di wilayah pendudukan Palestina melalui platform X, Selasa (9/1).
Misi pengiriman pasokan seharusnya dilakukan pada beberapa waktu lalu, dan akan cukup untuk menopang operasional lima rumah sakit di bagian utara Gaza. Namun, serangan udara dan pemboman membuat misi itu mustahil untuk diselesaikan.
“Sekarang sudah 12 hari sejak kami terakhir kali mencapai Gaza utara. Pemboman besar-besaran, pembatasan pergerakan, dan gangguan komunikasi membuat hampir tidak mungkin mengirimkan pasokan medis secara teratur dan aman ke seluruh Gaza, khususnya di wilayah utara," lapornya.
Baca Juga: Personel Angkatan Laut AS Didakwa Bocorkan Data Militer ke Cina
Dalam pernyataan terpisah, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dia “terkejut dengan besarnya kebutuhan kesehatan dan kehancuran di Gaza utara". Ia pun memperingatkan jika pengiriman pasokan medis terus ditunda maka akan menyebabkan lebih banyak korban.
Konflik Israel-Hamas yang pecah pada 7 Oktober telah menyebabkan sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi. Mereka juga kekurangan makanan, air dan obat-obatan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































