Usai dari Qatar dan UEA, Presiden Prabowo Cek Lokasi Bencana Banjir di Bali

Jakarta, IDM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau ke sejumlah tempat terdampak bencana banjir yang menimpa di Bali, Sabtu (13/9). Kepala Negara langsung ke Bali usai berkunjung singkat ke dua negara, yaitu UEA dan Qatar.
Prabowo tiba di Bali mengenakan pakaian safari cokelat dan topi biru itu pada siang hari waktu pukul sekitar 12:00 Wita.
Di bandara, Prabowo disambut oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, dan Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, serta Gubernur Bali I Wayan Koster.
Baca Juga: Presiden Prabowo Respons Soal Kursi Menko Polkam dan Menpora yang Masih Kosong
Prabowo pun langsung bergegas masuk ke dalam kendaran dinas Maung putihnya menuju sejumlah lokasi terdampak banjir di Bali.
Sampai di lokasi, Prabowo berjalan melintasi gang-gang perumahan kemudian menghampiri dan duduk bersama para warga yang terdampak banjir.
“Digendong saya, setruk lima tahun saya tidak bisa ngapa-ngapa. Saya cuma jualan kopi di sana, dagang kecil. Terus sekarang bagaimana modal sudah habis,” kata warga, ibu-ibu berkaus oranye.
“Ya nanti kita bantu ya,” jawab Prabowo.
Baca Juga: Kemenko Polkam: Keamanan Siber Bagian Tak Terpisahkan dari Ketahanan Nasional
Prabowo kemudian melanjutkan langkahnya menyusuri area gang pemukiman dengan menggunakan sepatu boots kuning.
"Mendadak naik (banjir) ya?" ucap Presiden kepada warga yang ditemui.
"Iya Pak," ujar warga menjawab.
Prabowo terus menengok berbagai sisi lokasi terdampak banjir didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Gubernur Bali Wayan Koster.
"Apa kabar?" katanya.
"Baik Pak," kata seorang bapak di dalam gang.
Baca Juga: Dialog dengan Gerakan Nurani Bangsa, Presiden Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Kepolisian
Prabowo pun langsung menyalami mereka dan meyakinkan ketidaknyamanan karena bencana ini akan segera berakhir. "Sabar ya, sebentar lagi ya," katanya.
Seperti diketahui, beberapa hari lalu Bali diterpa bencana banjir. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat lebih dari 120 titik banjir menerjang tujuh wilayah administrasi di kabupaten/kota Provinsi Bali.
Adapun titik banjir paling banyak berada di wilayah Denpasar yang mencapai 81 titik. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































