Ukraina Klaim Pasukannya Berhasil Maju Secara Signifikan di Bakhmut

Jakarta, IDM – Ukraina mengklaim pasukannya berhasil maju secara signifikan, merebut sejumlah area di Bakhmut, salah satu area tempur utama dalam konflik dengan Rusia selama sepekan terakhir.
Dilansir dari Reuters, Kamis (18/5), juru bicara komando militer timur Ukraina Serhiy Cherevatyi menyebutkan bahwa pasukannya telah memukul mundur Rusia, yang terus melakukan serangan dan mengirim unit baru.
"Kami berhasil melakukan operasi pertahanan, serangan balik dan selama hari ini unit kami telah menembus hingga 500 meter di beberapa bagian," kata Cherevatyi.
Baca Juga: Cina Kirim Dua Kapal Perang ke Pasifik Barat untuk Latihan Tembak
Ia menambahkan, kondisi di medan konflik tidak terlihat adanya tanda-tanda pasukan Rusia kekurangan amunisi, bertentangan dengan pernyataan Yevgeny Prigozhin, kepala kelompok tentara bayaran Wagner yang memimpin serangan di Bakhmut.
“Musuh berusaha untuk mengambil alih kota, menyerang dengan semua sistem dan kaliber. Mereka mengirimkan unit-unit baru di sana (ke Bakhmut), terutama pasukan terjun payung," ujar Cherevatyi.
Baca Juga: Pertama Kali, Satelit Pengintai Militer Korut Segera Diluncurkan
Pertempuran di Bakhmut sendiri dianggap Rusia sebagai batu loncatan untuk mencapai kota-kota lain di wilayah Donbas Ukraina yang masih berada di luar kendalinya. Banyak pihak intelijen yang memperkirakan, korban tewas maupun terluka dari kedua negara telah mencapai ribuan.
Presiden Volodymyr Zelenskiy juga menyebut konflik dengan Rusia terus berkelanjutan di beberapa wilayah. Ia pun semakin giat mempererat dukungan dari sekutu dengan berkunjung ke beberapa negara, seperti Prancis, Inggris hingga Jerman. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































