Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa kecelakaan pesawat yang menewaskan kepala tentara bayaran Wagner Yevgeny Prigozhin disebabkan oleh granat tangan yang meledak di dalam pesawat, bukan serangan rudal.
Pemerintah Inggris berencana untuk menetapkan kelompok tentara bayaran Wagner sebagai teroris. Usulan rancangan itu akan diajukan ke parlemen yang memungkinkan seluruh kegiatan maupun properti Wagner dilarang di Inggris.
Komite Investigasi Nasional Rusia mengatakan bahwa tes genetik yang dilakukan telah mengkonfirmasi bahwa Yevgeny Prigozhin, pemimpin kelompok tentara bayaran Wagner, memang benar menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat pada beberapa waktu lalu.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak tuduhan Barat tentang skenario kecelakaan pemimpin Wagner Yevgeny Prigozhin yang disengaja. Menurutnya, dugaan bahwa Prigozhin terbunuh atas perintah merupakan sebuah "kebohongan mutlak".
Pemimpin kelompok tentara bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin dinyatakan tewas setelah pesawat yang ia tumpangi jatuh di utara Moskow pada beberapa waktu lalu. Kematiannya menimbulkan tanda tanda, khususnya terkait nasib pasukan tentara Wagner yang kosong kepemimpinan.
Pemerintahan Rusia mengatakan bahwa ketua kelompok tentara bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin tewas dalam kecelekaan pesawat pada beberapa waktu lalu. Kecelakaan itu juga menewaskan sembilan orang lainnya.
Kelompok tentara bayaran Wagner dikabarkan mulai melatih pasukan bersenjata Belarusia. Langkah itu turut mengkonfirmasi bahwa Wagner akhirnya pindah ke negara tetangga Rusia sesuai kesepakatan usai melakukan pemberontakan pada beberapa waktu lalu.
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan bahwa pemimpin kelompok tentara bayaran Wagner Yevgeny Prigozhin kini tidak lagi berada di negaranya, melainkan telah kembali ke markasnya di St. Petersburg, Rusia.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa pemberontakan Wagner yang dipimpin oleh Yevgeny Prigozhin pada beberapa waktu lalu gagal karena kesetiaan pasukan terhadap tanah air Rusia. Menurutnya, pemberontakan itu bertujuan untuk merusak stabilitas keamanan dan memecah belah Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan terima kasih kepada pasukan keamanan dan penduduk Rusia karena telah bersatu menentang pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok tentara bayaran Wagner pada beberapa waktu lalu.
Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu akhirnya muncul kembali di hadapan publik dan melakukan inspeksi di sebuah pos komando Rusia. Shoigu muncul tidak lama setelah pemberontakan tentara bayaran Wagner berakhir pada beberapa waktu lalu.
Pasukan tentara bayaran Wagner dilaporkan telah menarik diri dari kota Rostov di Rusia. Langkah itu dilakukan setelah mereka membatalkan pemberontakan di Ibu Kota Moskow atas perintah pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin pada beberapa waktu lalu.
Pasukan bayaran Wagner yang dipimpin Yevgeny Prigozhin, batal bergerak ke Ibu Kota Moskow dalam aksi kudeta pada beberapa waktu lalu. Kini, Prigozhin dilaporkan menuju ke Belarus usai ia melakukan kesepakatan dengan Putin, yang dimediasi Presiden Belarus Alexander Lukashenko.
Presiden Rusia Valdimir Putin telah menyampaikan sebuah pidato di televisi nasional dan mengatakan bahwa situasi Rusia kini sedang siap siaga dalam menghadapi pengkhianatan dan pemberontakan bersenjata.
Komandan kelompok tentara bayaran Wagner Rusia, Yevgeny Prigozhin mengungkapkan bahwa sekitar 20.000 tentaranya telah tewas dalam bertempuran di Bakhmut, Ukraina Timur sebalam beberapa bulan terakhir.