Minggu, 26 Mei 2024

Komandan Wagner Sebut 20.000 Tentara Rusia Tewas di Bakhmut

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Komandan kelompok tentara bayaran Wagner Rusia, Yevgeny Prigozhin mengungkapkan bahwa sekitar 20.000 tentaranya telah tewas dalam bertempuran di Bakhmut, Ukraina Timur sebalam beberapa bulan terakhir.

Dilansir dari Al Jazeera, Kamis (25/5), pernyataan itu ia sampaikan dalam sebuah video di telegram resminya. Menurutnya, para pasukan yang tewas merupakan narapidana yang dijanjikan akan bebas jika mereka bersedia untuk bertempur di Ukraina. Namun, permasalahan utama muncul di medan tempur karena mereka seringkali dikirim ke garis depan tanpa dibekali latihan yang memadai.

Baca Juga: Ilmuwan Rudal Hipersonik Rusia Diduga Bocorkan Informasi Rahasia ke Cina

Prigozhin juga mengatakan, tujuan operasi khusus Rusia adalah untuk “mendemiliterisasi” Ukraina. Sebab, ancaman menjadi semakin nyata dari negara tetangganya itu setelah bantuan persenjataan tiada henti dari sekutu Barat.

Kendati demikian, ia memperingatkan kemungkinan demonstrasi besar-besaran dari rakyat Rusia yang menuntut pertanggungjawaban atas banyaknya kematian kerabat mereka dalam konflik yang telah berlangsung selama 15 bulan tersebut.

Baca Juga: Norwegia Siap Latih Pilot Ukraina Terbangkan F-16

“Pertama, para prajurit akan membela diri dan setelah itu, orang yang mereka cintai akan bangkit. Sudah ada puluhan ribu dari kerabat dari mereka yang terbunuh,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Rusia maupun Wagner mengklaim telah menguasai Bakhmut. Tetapi klaim itu segera di banyak oleh Presiden Ukaina Volodymyr Zelenskyy saat menghadiri KTT G7 2023 di Hiroshima, Jepang. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER