Thailand Tuntut Komitmen Gencatan Senjata Kamboja

Jakarta, IDM – Thailand menuntut Kamboja lebih dulu mengungkapkan kesediaan untuk memperbaiki kesepakatan gencatan senjata. Hal itu diungkapkan di tengah konflik yang kembali terjadi pada beberapa waktu lalu.
“Sebagai pihak yang menyerang wilayah Thailand, Kamboja harus mengumumkan gencatan senjata terlebih dahulu,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Maratee Nalita Andamo melansir AFP, Selasa (16/12).
Baca Juga: Israel Terus Lakukan Serangan, Hamas Sebut Ancam Kesepakatan Damai
Ia menegaskan, Kamboja juga harus bekerja sama “dengan tulus” dalam upaya membersihkan ranjau darat di wilayah perbatasan. Sementara, Kamboja sebelumnya menuntut agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengerahkan tim pencari fakta di lapangan.
Adapun, konflik antara kedua negara tetangga ini dipicu oleh klaim wilayah berdasarkan historis di sepanjang perbatasan 817 km. Meskipun keduanya telah menyepakati kesepakatan yang dimediasi oleh Malaysia, bentrokan kembali pecah pada 7 Desember lalu.
Baca Juga: Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Korban Kecelakaan Mobil SPPG Berjalan Optimal
Konflik di berbagai titik telah menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk tentara dan warga sipil di kedua sisi perbatasan dan menyebabkan sekitar 800.000 orang mengungsi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































