INTERNASIONAL

Terkait Insiden dengan Cina, Presiden Filipina Sebut akan Upayakan Jalur Diplomatik

Kapal penjaga pantai Filipina
Kapal penjaga pantai Filipina ditembak meriam air oleh dua kapal Cina pada akhir bulan lalu. (Foto: Dok. X/Jay Tariella)

Jakarta, IDM - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengatakan bahwa pihaknya tidak akan membalas tindakan Cina yang menembak meriam air ke kapal-kapal Filipina di perairan yang disengketakan. Ia menegaskan akan tetap mempertahankan kedaulatan negaranya tetapi tidak menggunakan langkah ofensif.

Baca Juga: Ukraina Klaim Tembak Jatuh Pesawat Tempur Su-25 Rusia

Pada akhir bulan lalu, konfrontasi antara keduanya melibatkan kapal penjaga pantai Cina yang merusak kapal penjaga pantai Filipina dengan meriam air bertekanan tinggi di Scarborough Shoal.

“Kami tidak akan mengikuti penjaga pantai dan kapal-kapal Cina melakukan hal tersebut. Bukan misi angkatan laut kami, penjaga pantai kami untuk memulai atau meningkatkan ketegangan… Kami tidak punya niat menyerang siapa pun dengan meriam air atau (peralatan) ofensif lainnya,” kata Marcos melansir AFP, Senin (6/5).

Baca Juga: Usai Luncurkan Serangan Udara, Israel Klaim Mulai Evakuasi Warga Palestina dari Rafah

Menurutnya, Filipina akan terus merespons insiden di Laut Cina Selatan melalui jalur diplomatik dan telah memanggil utusan Cina untuk memprotes manuver berbahaya dan penggunaan meriam air tersebut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.