Jumat, 4 April 2025

Tag results for:

Ferdinand Marcos Jr

Jepang, Filipina dan AS Pererat Kerja Sama Hadapi ‘Perilaku Berbahaya’ Cina

Jepang, Filipina, dan Amerika Serikat (AS) berkomitmen untuk mempererat kerja sama trilateral dalam menghadapi meningkatnya ketegangan di kawasan, khususnya "perilaku berbahaya dan melanggar hukum Cina".

Presiden Filipina Tegaskan Tak Akan Mundur Perjuangkan Kedaulatan di Laut Cina Selatan

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr menegaskan tidak akan menyerah perjuangkan kedaulatan dalam kasus sengketa wilayah di Laut Cina Selatan, di tengah meningkatnya konfrontasi dengan Cina.

Bersitegang dengan Cina, Presiden Filipina Kembali Tegaskan akan Pertahankan Wilayah

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengatakan bahwa negaranya akan “dengan penuh tekad mempertahankan wilayah yang menjadi milik kita”, yang merujuk pada meningkatnya ketegangan dengan Cina terkait sengketa maritim.

Terkait Insiden dengan Cina, Presiden Filipina Sebut akan Upayakan Jalur Diplomatik

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengatakan bahwa pihaknya tidak akan membalas tindakan Cina yang menembak meriam air ke kapal-kapal Filipina di perairan yang disengketakan. Ia menegaskan akan tetap mempertahankan kedaulatan negaranya tetapi tidak menggunakan langkah ofensif.

Hadapi Cina, Presiden Filipina Perkuat Keamanan Maritim

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr telah mengeluarkan perintah tertulis kepada kabinetnya untuk memperkuat keamanan maritim dalam menghadapi serangkaian tantangan terhadap integritas wilayah, seiring dengan meningkatnya perselisihan dengan Cina.

Filipina Berencana Beli Kapal Selam untuk Perkuat Kedaulatan Maritim

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr telah menyetujui tahap ketiga modernisasi militer, yang mencakup pembelian kapal selam pertama Filipina, untuk mempertahankan kedaulatan maritim di Laut Cina Selatan.

Atasi Sengketa, Filipina dan Cina Sepakat Tingkatkan Jalur Komunikasi

Filipina dan Cina telah sepakat untuk membangun lebih banyak jalur komunikasi demi mengatasi sengketa atau klaim tumpang tindih beberapa kepulauan di Laut Cina Selatan. Komitmen ini diraih berdasarkan pertemuan antara Presiden Ferdinand Marcos Jr dan Menteri Luar Negeri China Qin Gang, yang berkunjung ke Manila pada 21-23 April.

EDISI TERBARU

BERITA TERKINI