Temui Menlu Jerman, Sugiono Tegaskan Komitmen Perdalam Kerja Sama Strategis

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono temui Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul di Gedung Kemenlu RI, Jakarta Pusat, Rabu (20/8).
Dalam konferensi pers bersama, Sugiono menjelaskan Indonesia dan Jerman sepakat untuk memperkuat komitmen memperdalam kerja sama strategis.
"Kita sama-sama berpandangan bahwa masing-masing pihak adalah mitra yang strategis bagi satu sama lain di tengah tantangan global yang kita hadapi,” terang Sugiono, Rabu (20/8).
Baca Juga: Kemenko Polkam Matangkan Penguatan Komcad dan Komduk Hadapi Kompleksitas Ancaman Nasional
“Dan kami yakin dengan peluang peningkatan kerjasama yang ada Kemitraan Indonesia dan Jerman akan semakin kuat di masa mendatang," tambahnya.
Tak hanya itu, Sugiono menyebut Indonesia dan Jerman sepakat untuk memperkuat hubungan masyarakat kedua negara.
"Kami juga menyepakati pentingnya hubungan yang kuat di tingkat masyarakat people to people contact antara Indonesia dan Jerman," ujar Sugiono.
Baca Juga: Kemenko Polkam Gelar Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI
Sugiono membeberkan, Indonesia dan Jerman juga membahas kemungkinan memfasilitasi visa bagi pelajar hingga pemegang paspor dinas.
"Kemudian membahas juga kemungkinan-kemungkinan dalam rangka fasilitasi visa baik bagi pelajar turis maupun diplomat dan pemegang paspor dinas. Untuk itu nanti kami akan mencari jalan yang terbaik untuk bisa menyelesaikan isu ini," ucapnya.
Sugiono juga menerangkan Indonesia berencana memperluas pengiriman tenaga kerja ke Jerman, tidak hanya di sektor kesehatan tetapi juga ke sektor hospitality.
Baca Juga: Wamenko Polkam: Bangsa Harus Bersatu untuk Hadapi Situasi Global yang Tak Menentu
"Salah satu kerjasama intensif antara Indonesia-Jerman adalah kerjasama di bidang ketenagakerjaan dimana Indonesia dan Jerman memiliki satu program yang bernama Triple Win yang telah sukses memberangkatkan 329 tenaga kesehatan Indonesia ke Jerman,” papar Sugiono.
“Belajar dari kesuksesan ini, kami juga berinisiatif untuk memperluas sektor pengiriman pekerjaan migran Indonesia di sektor hospitality," tandasnya. (ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































