POLKAM

Wamenko Polkam: Bangsa Harus Bersatu untuk Hadapi Situasi Global yang Tak Menentu

Lodewijk F. Paulus
Wamenko Polkam Lodewijk F. Paulus menegaskan bangsa Indonesia perlu bersatu untuk menghadapi situasi global yang tak menentu. (IDM/Yakub Pryatama)

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (purn.) Lodewijk F. Paulus menegaskan bangsa Indonesia perlu bersatu untuk menghadapi situasi global yang tak menentu.

Hal itu diungkapkan Lodewijk saat merefleksikan Kabinet Merah Putih dalam perayaan HUT ke-80 RI.

“Tidak ada lain. Bersatu dari aspek keamanan, aspek politik, aspek ekonomi. Kita harus bersatu,” terang Lodewijk kepada wartawan, yang dikutip Selasa (19/8).

Baca Juga: Kemenko Polkam Gelar Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Lodewijk menuturkan Kabinet Merah Putih di bawah pimpinan Prabowo Subianto sejauh ini telah melaksanakan tugas dengan baik.

Meski begitu, Lodewijk mengaku perjalanan Merah Putih selama delapan dekade masih harus terus dievaluasi demi terciptanya kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Untuk satu tahun ke depan, Lodewijk menargetkan Indonesia bisa semakin bersatu dan berdaulat sehingga rakyatnya semakin sejahtera.

Baca Juga: Kemenko Polkam Matangkan Penguatan Komcad dan Komduk Hadapi Kompleksitas Ancaman Nasional

Lodewijk pun berharap negara dapat terus mengelola hasil kekayaanya untuk rakyat Indonesia. Artinya, kembali kepada pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, bahwa seluruhnya dikelola untuk rakyat dan untuk kesejahteraan rakyat.

"Tujuannya Pak Prabowo dalam pidatonya kenegaraan di MPR maupun pidato dalam rangka pembahasan rancangan anggaran belanja negara, APBN itu. Beliau sampaikan untuk rakyat. Kenapa rakyat? Karena kita akan menuju keadaan pertumbuhan ekonomi 8%. Itu artinya kalau 8% ada jaminan rakyat itu sejahtera," pungkas Lodewijk. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.