Sjafrie Sjamsoeddin Sampaikan Terima Kasih ke Mantan Menko Polkam Budi Gunawan

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menggantikan Budi Gunawan menjadi Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) ad interim.
Sjafrie menyampaikan rasa terima kasih kepada Budi Gunawan yang telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Menko Polkam.
Baca Juga: Jadi Menko Polkam Ad Interim, Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Revitalisasi Organisasi
“Dan saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua staf khusus Menteri Koordinator Polkam yang sudah memberikan sumbangan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk membantu Menko Polkam yang sudah selesai menjalankan tugasnya,” terang Sjafrie.
“Untuk itu, saya kembali menegaskan peran, tugas, dan fungsi dari para Deputi yang ada di Kementerian Koordinator untuk fokus dan giat bekerja sama,” tambahnya.
Sjafrie juga berharap agar Kemenko Polkam harus solid, tegas disiplin, dan efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Reshuffle Sejumlah Menteri, Menko Polkam hingga Menkeu Diganti
Menteri Pertahanan itu juga mengimbau agar permasalahan kementerian bisa selesai di internal. Namun, pihaknya akan turun tangan apabila diperlukan.
“Apabila ada hal-hal yang memerlukan jembatan koordinasi sinkronisasi di antara Kementerian dan Lembaga, maka Kementerian Koordinator Polkam akan menjalankan tugasnya sambil mengikuti perkembangan-perkembangan,” pungkasnya. (Ykb)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































