INTERNASIONAL

Situasi Semakin Sulit, Zelensky Ingin Sekutu Bantu Tembak Jatuh Rudal Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Dok. X/Volodymyr Zelensky official)

Jakarta, IDM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkritik sekutu Barat karena tidak membuat keputusan yang cepat dalam mengirim bantuan militer tambahan di tengah situasi pertempuran yang semakin sulit.

“Gelombang (pertempuran) yang sangat kuat sedang terjadi di Donbas. Tak seorang pun menyadari bahwa sebenarnya ada lebih banyak pertempuran di bagian timur, khususnya di arah Donbas: Kurakhove, Pokrovsk, Chasiv Yar,” kata Zelensky dalam wawancara Reuters, Rabu (22/5).

Baca Juga: Menhan Rusia yang Baru Berkomitmen Tingkatkan Efisiensi Tempur Hadapi Ukraina

Zelensky pun mendorong sekutu Barat agar mau terlibat langsung dalam perang dengan cara membantu mencegat rudal-rudal dari Rusia. Namun, ia memahami bahwa mereka tidak ingin bermusuhan dengan pemerintan Putin.

“Ini masalah kemauan. Tetapi semua orang mengatakan sebuah kata yang terdengar sama dalam setiap bahasa: semua orang takut akan eskalasi. Semua orang sudah terbiasa dengan kenyataan bahwa warga Ukraina sedang sekarat, itu bukanlah eskalasi bagi masyarakat," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia mengusulkan agar angkatan bersenjata dan sistem pertahanan udara negara-negara tetangga NATO turut membantu mencegat rudal, yang menjadi andalan Rusia sejak Februari 2022.

Baca Juga: Kongo Berhasil Gagalkan Upaya Kudeta

Selain itu, ia kembali mendesak sekutu agar memasok pesawat tempur. Menurutnya, jika mereka tidak setuju untuk melakukan hal demikian, mereka masih bisa menerbangkannya dari negara masing-masing dan menembak jatuh rudal Rusia.

“Rusia menggunakan 300 pesawat di wilayah Ukraina. Kami membutuhkan setidaknya 120, 130 pesawat untuk melawan di udara,” imbuhnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.