Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan Lebih Dari 1.000 Orang

Jakarta, IDM – Serangan Israel yang terus berkecamuk di Lebanon menyebabkan kerusakan di beberapa titik dan menewaskan lebih dari 1.000 orang.
"Serangan Israel telah menewaskan 1.001 orang di Lebanon sejak 2 Maret, termasuk 79 wanita, 118 anak-anak, dan 40 petugas kesehatan. Lebih dari 2.584 orang terluka," tulis Kementerian Kesehatan Lebanon melansir Al Jazeera, Jumat (20/3).
Baca Juga: Taiwan Tolak Tawaran Reunifikasi Cina untuk Jaminan Keamanan Energi
Serangan Israel terhadap Lebanon meningkat pada awal Maret setelah kelompok militan Hizbullah, meluncurkan roket ke Israel Utara sebagai tanggapan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari, hari pertama serangan gabungan AS-Israel ke Iran.
Bombardir Israel juga telah memaksa lebih dari satu juta orang yang tinggal di bagian selatan hingga Beirut untuk mengungsi. Militer Israel dilaporkan telah melancarkan serangan udara ke infrastruktur sipil termasuk pemukiman. Israel juga telah melancarkan operasi darat, yang diklaim menargetkan Hizbullah.
Baca Juga: Muak Menjadi Target, Qatar Usir Atase Militer Iran
Menanggapi serangan Israel, Juru Bicara Kepala HAM PBB Volker Turk, mengatakan bahwa beberapa serangan Israel kemungkinan merupakan kejahatan perang. “Hukum humaniter internasional menuntut pembedaan antara sasaran militer dan warga sipil serta objek sipil dan menekankan perlunya tindakan pencegahan yang layak untuk melindungi warga sipil. Menyerang warga sipil atau objek sipil secara sengaja merupakan kejahatan perang,” ujarnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































