Taiwan Tolak Tawaran Reunifikasi Cina untuk Jaminan Keamanan Energi

Jakarta, IDM – Taiwan menolak tawaran Cina untuk reunifikasi guna menjamin keamanan energi di tengah konflik Timur Tengah yang terus berkecamuk.
Melansir Reuters, Kamis (19/3), Wakil Menteri Ekonomi Taiwan Ho Chin-tsang mengatakan kepada anggota parlemen bahwa tawaran itu “Tentu saja tidak mungkin. Ini adalah bagian dari perang kognitif.”
Baca Juga: Pejabat Tinggi Tewas, Menlu Iran Tegaskan Pemerintah Tetap Solid
Ia merujuk pada apa yang dianggap Taiwan sebagai tekanan psikologis berkelanjutan Beijing terhadap pulau tersebut. “Mengenai energi, kami di Taiwan telah melakukan persiapan, kami memiliki cadangan pengaman dan rencana respons,” tambah Ho.
Sebelumnya, Cina menawarkan "reunifikasi secara damai" yang akan menjamin perlindungan dan keamanan energi maupun sumber daya Taiwan. Tawaran itu diungkapkan di tengah konflik Timur Tengah, khususnya sejak Iran membatasi jalur Selat Hormuz, yang berdampak pada instabilitas energi.
Baca Juga: Muak Menjadi Target, Qatar Usir Atase Militer Iran
Adapun, Taiwan menerima sepertiga pasokan gas alam cair dari Qatar. Kendati demikian, Taiwan menekankan bahwa pihaknya telah mengamankan pasokan alternatif untuk beberapa bulan ke depan, termasuk dari Amerika Serikat (AS).
Sementara, Cina selaku importir minyak terbesar di dunia, mulai pekan lalu melarang ekspor bahan bakar hingga setidaknya akhir Maret. Tujuannya untuk mencegah kekurangan di dalam negeri. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































